Israel Serang Suriah
Israel Basmi Seluruh Aset Militer Rezim Assad di Suriah, Zionis Peringatkan Hal Ini ke Pemberontak
IDF juga mengatakan pesawat tempurnya telah melakukan lebih dari 350 serangan udara terhadap target di seluruh Suriah.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Israel Basmi Seluruh Aset Militer Rezim Assad di Suriah, Zionis Peringatkan Hal Ini ke Pemberontak
SERAMBINEWS.COM – Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Suriah setelah jatuhnya rezim Presiden Bashar al-Assad.
Dalam operasi ini, Israel telah mengonfirmasi melakukan serangan terhadap armada angkatan laut Suriah.
Israel menyatakan serangan itu sebagai bagian dari upayanya untuk menetralisir aset militer Suriah setelah jatuhnya rezim Assad.
Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan kapalnya menyerang pelabuhan di Al-Bayda dan Latakia pada Senin (9/12/2024) malam, tempat 15 kapal berlabuh.
Kantor berita BBC telah memverifikasi video yang menunjukkan ledakan di pelabuhan Latakia.
Dalam rekaman, tampak memperlihatkan kerusakan parah pada kapal dan bagian-bagian pelabuhan.
IDF juga mengatakan pesawat tempurnya telah melakukan lebih dari 350 serangan udara terhadap target di seluruh Suriah.
Pihaknya menggerakkan pasukan darat Israel ke zona penyangga demiliterisasi antara Suriah dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki.
Sebelumnya, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berpusat di Inggris mengatakan telah mendokumentasikan lebih dari 310 serangan oleh IDF sejak pemerintah Suriah digulingkan oleh pemberontak pada Minggu.
Baca juga: Netanyahu Ancam Serang Penguasa Baru Suriah jika Masih Ikuti Rezim Assad yang Besekutu dengan Iran
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan IDF bertujuan untuk menghancurkan kemampuan strategis yang mengancam Negara Israel.
Ia menambahkan bahwa operasi untuk menghancurkan armada Suriah merupakan keberhasilan besar.
IDF mengatakan berbagai target telah diserang, termasuk pangkalan udara, kendaraan militer, senjata antipesawat dan lokasi produksi senjata di ibu kota Suriah, Damaskus, serta Homs, Tartus, dan Palmyra.
Serangan itu juga menargetkan gudang senjata, depot amunisi, dan puluhan rudal laut-ke-laut.
Katz menambahkan, hal itu dilakukan untuk mencegah mereka jatuh ke tangan para ekstremis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Israel-Basmi-Seluruh-Aset-Militer-dan-Alat-Tempur-Rezim-Assad-di-Suriah.jpg)