Selasa, 2 Juni 2026

Pilih Naik KRL, Adrian Maulana Dicap Artis Kere

Karena pilihannya menggunakan transportasi umum itu, Adrian mengaku dirinya sering dicap miskin.

Tayang:
Editor: Nurul Hayati
Instagram
Kabar terbaru mantan aktor Adrian Maulana yang kini banting setir jadi pegawai kantoran, tak malu naik KR. 

Karena pilihannya menggunakan transportasi umum itu, Adrian mengaku dirinya sering dicap miskin.

SERAMBINEWS.COM - Aktor Adrian Maulana pilih naik angkutan mobil daripada pakai mobil pribadi.

Karena pilihannya menggunakan transportasi umum itu, Adrian mengaku dirinya sering dicap miskin.

 "Artis kok kere?" tulisnya di akun @adrianmaulana.

"Gara-gara belakangan ini kalo ngantor seringnya naik ojek, MRT, bahkan KRL..saya malah dianggap ‘kere’. Hehehe..," tulisnya.

Hanya saja hinaan itu tidak penting baginya

 "Tapi ntah ya..saya kok nyaman- nyaman aja tuh hidup dengan kesederhanaan," tulis Adrian.

"Kaya itu status. Sederhana itu sikap hidup. Itu artinya kere atau malah keren?" lanjutnya.

Adrian Maulana kini jadi pegawai kantoran (Instagram @adrianmaulana)
Adrian Maulana kini jadi pegawai kantoran (Instagram @adrianmaulana) ()

Baca juga: ART Kena Hipnotis, Harta Senilai Rp 600 Juta Adrian Maulana Raib

Aktor dan presenter Adrian Maulana memilih menggunakan transportasi umum untuk berangkat ke tempat kerjanya di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

 Memiliki rumah di Bintaro, Adrian yang kini menjabat sebagai Executive Vice President di salah satu perusahaan sekuritas itu merasa transportasi umum seperti KRL jauh lebih efisien dan hemat dibanding menggunakan mobil pribadi atau pun taksi.

"Deket sekali dari Bintaro turun di Palmerah, cuma 20 menit," kata Adrian dikutip dari YouTube KasiSolusi.

"Dari situ saya tinggal sambung. Kalau misal mau tetap jaga necis, tinggal naik taksi, ke kantor SCBD tinggal 15-20 menit paling tinggal tambah Rp 30.000," jelasnya.

Pengeluaran Adrian itu berbanding terbalik dengan saat dirinya dulu yang masih menggunakan kendaraan pribadi atau pun taksi dari rumah.

"Dulu enggak, saya kemana-mana pakai mobil pribadi, pakai sopir. Kalau pakai taksi, dari rumah di Bintaro ke SCBD kurang lebih Rp 170.000-Rp 180.000, pulang pergi Rp 360.000-Rp 380.000," ungkapnya.

Dari situ, jika dihitung lagi, pengeluaran Adrian Maulana untuk transportasi saja selama satu bulan bisa mencapai Rp 8 juta.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved