Kamis, 7 Mei 2026

Harga Emas

Ternyata Ini Penyebab Harga Emas Naik, The Fed Diperkirakan Akan Melakukan Pemotongan Suku Bunga

emas spot naik 0,1 persen menjadi $2.648,43 per ons pada pukul 02:37 GMT. Kontrak berjangka emas AS tidak berubah di $2.663,20.  

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
Reuters
Sebuah gambar yang menunjukkan granula emas murni 99,99 persen di ruang kerja selama proses produksi di pabrik logam mulia Krastsvetmet di kota Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, pada 23 Mei 2024. 

SERAMBINEWS.COM- Harga emas naik tipis pada hari Rabu (18/12/2024) seiring perhatian beralih pada keputusan kebijakan moneter Federal Reserve yang akan datang, dengan bank sentral AS diperkirakan akan melakukan pemotongan suku bunga ketiga tahun ini dan memberikan wawasan mengenai rencananya untuk tahun 2025.  


Dilansir dari kantor berita Reuters pada Rabu (18/12/2024), emas spot naik 0,1 persen menjadi $2.648,43 per ons pada pukul 02:37 GMT. Kontrak berjangka emas AS tidak berubah di $2.663,20.  


Federal Reserve AS memulai pertemuan kebijakan selama dua hari pada hari Selasa, dengan fokus pada proyeksi ekonomi terbaru dari bank sentral dan grafik titik (dot plot), yang dapat mengubah ekspektasi mengenai jalur suku bunga hingga tahun 2025 dan 2026.

Penjualan ritel AS meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan November, menambah pembacaan inflasi yang lebih tinggi dalam beberapa bulan terakhir dan menunjukkan bahwa bank sentral mungkin akan menunda pemotongan suku bunga pada bulan Januari.  


Pasar melihat kemungkinan 97,1 persen untuk pemotongan suku bunga sebesar seperempat poin, tetapi hanya memperhitungkan kemungkinan sekitar 16,3 persen untuk pemotongan lain pada bulan Januari, menurut alat FedWatch milik CME.  


"Kita bisa melihat harga emas yang lebih kuat menjelang penutupan hari setelah pengumuman dari The Fed. Pasar mungkin telah menghapus terlalu banyak pemotongan untuk tahun depan, jadi jika The Fed mengisyaratkan dua pemotongan, itu bisa menguntungkan emas untuk melonjak lebih tinggi," kata Matt Simpson, seorang analis senior di City Index.

Di bidang kebijakan, Bank of Japan, Bank of England, Riksbank, dan Norges Bank diperkirakan akan mengumumkan keputusan kebijakan mereka akhir pekan ini.  


Bank sentral Chile memotong suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,00 persen pada hari Selasa, memperpanjang siklus pelonggaran yang dimulai tahun lalu.  


Emas yang tidak menghasilkan bunga cenderung berkinerja baik di lingkungan suku bunga rendah.  


Para trader juga memantau dengan cermat data PDB dan inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini untuk memperoleh wawasan tambahan.

Perak spot turun 0,2 persen menjadi $30,46 per ons, platinum melemah 0,1 persen menjadi $937,72, sementara paladium naik 0,3 persen menjadi $937,04.

Sedangkan untuk Indonesia per tanggal 18 Desember 2024, berikut rincian harga emas.

Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (18/12/2024), harga emas batangan Antam pada hari ini, tercatat tetap. Emas dengan berat 1 gram dibanderol seharga Rp 1.558.000. Sementara untuk pecahan 0,5 gram, harga emas mencapai Rp 831.000 sedangkan untuk pecahan 2 gram, dipatok seharga Rp 3.055.000.

 Tidak hanya emas batangan Antam, harga emas batangan dari Galeri-24 juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Emas Galeri-24 dengan berat 1 gram dijual seharga Rp 1.504.000. Sementara untuk pecahan 0,5 gram, harga emas mencapai Rp 811.000, dan untuk pecahan 2 gram, dipatok seharga Rp 2.950.000.

Harga emas Antam pada Rabu 18 Desember 2024:

  • 0.5 gram: Rp 831.000
  • 1 gram: Rp 1.558.000
  • 2 gram: Rp 3.055.000
  • 3 gram: Rp 4.557.000
  • 5 gram: Rp 7.560.000
  • 10 gram: Rp 15.063.000
  •  25 gram: Rp 37.528.000
  • 50 gram: Rp 74.974.000
  • 100 gram: Rp 149.868.000
  • 250 gram: Rp 374.397.000
  • 500 gram: Rp 748.578.000
  • 1000 gram: Rp 1.497.115.000
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved