Perang Gaza
Israel Mengebom Kamp Al-Mawasi dan Sekolah, PBB : Dunia tidak Boleh 'Mati Rasa'
"Kami menyaksikan serangan berulang-ulang di wilayah-wilayah tertentu yang telah ditentukan selama sebulan terakhir," katanya. "Apa yang kami saksikan
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Ansari Hasyim
Lazzarini dari PBB mengatakan dunia tidak boleh menjadi 'mati rasa' setelah serangan Israel menewaskan sekitar 50 warga Palestina dalam waktu 24 jam.
SERAMBINEWS.COM - Israel menggempur Gaza Minggu malam (22/12/2024) dengan serangan mematikan yang menyasar orang-orang terlantar di dua kamp dan sebuah sekolah, sementara Israel memerintahkan evakuasi paksa salah satu rumah sakit terakhir yang hampir tidak beroperasi di wilayah kantong itu bagian utara yang terkepung.
Dilansir dari kantor berita Aljazeera pada Senin (23/12/2024), militer melancarkan serangkaian serangan terhadap apa yang disebut “zona aman” al-Mawasi di selatan, membakar tenda-tenda pengungsi dalam serangan pesawat tak berawak yang menewaskan tujuh orang, dengan serangan lanjutan terhadap mobil sipil dan kendaraan yang membawa personel keamanan yang menewaskan empat orang lainnya.
Dalam serangan terpisah, militer menargetkan sebuah sekolah yang menampung para pengungsi di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, menewaskan satu orang. Serangan itu juga menewaskan empat orang di wilayah utara kamp, menurut Al Jazeera Arabic dan kantor berita Palestina Wafa.
Serangan itu mengakhiri 24 jam berdarah di Jalur Gaza, dengan sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera Arabic bahwa total 50 orang telah tewas sejak Minggu dini hari.
Saat serangan berlanjut, militer memerintahkan penutupan dan evakuasi paksa Rumah Sakit Kamal Adwan di Beit Lahiya, membahayakan sekitar 400 warga sipil, termasuk bayi dalam inkubator.
Rumah sakit tersebut merupakan salah satu dari sedikit rumah sakit yang masih beroperasi di wilayah utara, tempat ribuan orang terjebak dalam pengepungan yang menyiksa selama hampir tiga bulan.
Wafa melaporkan pada hari Minggu bahwa pasukan Israel telah menargetkan rumah sakit dengan bom, peluru artileri dan tembakan penembak jitu, khususnya menyerang bangsal wanita, bersalin, dan neonatal, yang menewaskan tiga warga sipil.
Kepala rumah sakit, Hussam Abu Safia, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa militer secara langsung menargetkan tangki bahan bakar, yang berpotensi "menyebabkan ledakan besar dan banyaknya korban sipil di dalamnya".
Mematuhi perintah penutupan adalah "hampir mustahil" karena tidak ada cukup ambulans untuk mengeluarkan pasien, katanya.
Melaporkan dari Deir el-Balah di Gaza tengah, Hani Mahmoud dari Al Jazeera mengatakan: “Saat ini kita berada dalam situasi di mana zona evakuasi yang ditetapkan tidak aman bagi pengungsi, tidak demikian halnya dengan zona evakuasi di al-Mawasi, tidak juga sekolah, tidak juga tempat penampungan, bahkan tidak juga rumah sakit.”
"Kami menyaksikan serangan berulang-ulang di wilayah-wilayah tertentu yang telah ditentukan selama sebulan terakhir," katanya. "Apa yang kami saksikan saat ini menyoroti kerentanan warga sipil yang benar-benar... trauma dan terlantar di wilayah-wilayah ini."
Lembaga amal Oxfam mengatakan pada hari Minggu bahwa otoritas Israel hanya mengizinkan 12 truk bantuan ke Gaza utara dalam dua setengah bulan terakhir.
“Penundaan yang disengaja dan hambatan sistematis” oleh militer menyebabkan hanya 12 dari 34 truk “sedikit” yang diizinkan memasuki zona tersebut yang mampu mendistribusikan bantuan kepada warga Palestina yang kelaparan.
Philippe Lazzarini, kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina, mengatakan pada hari Minggu bahwa telah terjadi "eskalasi" dalam perang Israel di Gaza selama 24 jam terakhir.
Dalam sebuah posting di X, ia menegaskan kembali seruannya untuk gencatan senjata, dengan mengatakan “dunia tidak boleh mati rasa”.(*)
Jajak Pendapat, Mayoritas Warga Israel Yakin tidak ada Orang tak Bersalah di Gaza |
![]() |
---|
Brigade Qassam Sergap Patroli Tentara Israel dengan Bom Tanam, 5 Tewas 20 Luka-luka |
![]() |
---|
Macron kepada Netanyahu: Anda telah Mempermalukan Seluruh Prancis |
![]() |
---|
PBB Sebut Memalukan Penyangkalan Israel atas Kelaparan di Gaza |
![]() |
---|
Tentara Israel Terus Merangsek ke Kota Gaza, Bunuh dan Usir warga Palestina |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.