Rabu, 15 April 2026

Perang Gaza

Israel Bantai Anak-anak Gaza di Palestina Setiap Jam

Mereka yang bertahan hidup terluka secara fisik dan emosional ... jam terus berdetak untuk anak-anak ini. Mereka

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/instagram
Seorang ayah memeluk anaknya dengan dekapan penuh kasih di lantai sebuah rumah sakit di Gaza sesaat akan mendapat perawatan akibat pemboman penjajah Israel. Saat ini dilaporkan banyak di antara anak-anak Gaza yang menderita kelaparan, sekarat dan meninggal akibat blokade bantuan oleh Israel. 

SERAMBINEWS.COM - “Ini bukan angka. Ini adalah kehidupan yang dipersingkat," kata Philippe Lazzarini dalam postingan di X.

Pada hari Selasa, UNRWA mengutip Lazzarini yang mengatakan, “Membunuh anak-anak tidak dapat dibenarkan.”

“Mereka yang bertahan hidup terluka secara fisik dan emosional ... jam terus berdetak untuk anak-anak ini. Mereka kehilangan nyawa, masa depan, dan sebagian besar harapan mereka."

UNRWA mendukung pengungsi Palestina di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, serta di negara-negara sekitarnya.

Israel telah mengatakan akan melarang UNRWA beroperasi di Gaza dan Tepi Barat mulai bulan depan.

Baca juga: PBB Sebut Gaza Tempat Paling Berbahaya untuk Pengiriman Bantuan, 100 Permintaan Ditolak Israel

Israel Bunuh Wanita Hamil di Kota Gaza, Bayi Tewas Kedinginan

Seorang wanita hamil tewas dalam salah satu serangan udara Israel di sebuah rumah tempat tinggal di Kota Gaza.

Petugas medis mampu menyelamatkan bayi tersebut, namun kehilangan ibunya.

Di tempat lain, seorang penulis Palestina yang sangat terkenal Walaa Jumaa Al-Ifranji terbunuh bersama suaminya Ahmed Saeed Salama dalam serangan Israel di rumah mereka di selatan kamp pengungsi Nuseirat.

Seorang bayi juga meninggal akibat cuaca dingin di sebuah kamp darurat di kota Khan Younis di selatan Jalur Gaza.

Orang-orang telah tinggal di kamp-kamp darurat selama 14 bulan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Tenda mereka sangat rapuh, mereka tidak memiliki terpal, tidak ada selimut atau pakaian musim dingin.

Situasinya sangat buruk di setiap tingkatan di Jalur Gaza.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved