Berita Sabang
LIBURAN TIBA, Wisatawan Padati Kota Sabang
Husaini, menyebut, dari total jumlah itu, 18.237 orang tiba di Sabang, sementara 16.408 orang tercatat meninggalkan Pulau Weh.
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Ribuan wisatawan memadati Kota Sabang dalam rangka libur akhir tahun. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perhubungan Kota Sabang, sebanyak 34.645 penumpang tercatat menggunakan pelabuhan selama periode 19-28 Desember 2024.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, menyebut, dari total jumlah itu, 18.237 orang tiba di Sabang, sementara 16.408 orang tercatat meninggalkan Pulau Weh.
Dikatakan, selain penumpang, kendaraan yang menyeberang melalui pelabuhan juga terbilang signifikan. Sebanyak 2.873 kendaraan roda empat dan 9.339 roda dua tercatat menyeberang selama periode tersebut.
“Kami mencatat peningkatan signifikan dalam arus penumpang dan kendaraan melalui pelabuhan menjelang akhir tahun ini. Ini menunjukkan tingginya minat wisatawan untuk menghabiskan liburan mereka di Sabang,” kata Husaini, Minggu (29/12/2024).
Peningkatan arus wisatawan ini turut memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
Dengan banyaknya wisatawan yang datang, diharapkan Sabang terus menjaga daya tarik dan kenyamanannya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Jaga lingkungan
Sementara itu, Wakil Pimpinan DPRK Sabang, Albina Arahman, mengajak para wisatawan untuk tidak hanya menikmati keindahan alam Pulau Weh, tetapi juga ikut berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan situs sejarahnya.
“Sabang adalah permata yang kita miliki bersama. Kami berharap setiap wisatawan dapat menjaga kebersihan dan keindahan alamnya, termasuk menghormati situs-situs sejarah yang menjadi bagian penting dari identitas kota ini,” ujarnya, Sabtu (28/12/2024).
Beberapa destinasi yang menjadi daya tarik utama meliputi Pantai Iboih, Tugu Nol Kilometer, dan Pulau Rubiah, yang dikenal dengan terumbu karangnya. Selain itu, wisatawan juga dapat mengunjungi situs-situs sejarah seperti Benteng Jepang Anoi Itam, Benteng Batre A maupun benteng lainnya yang menyimpan cerita masa lalu Sabang sebagai kawasan strategis di Indonesia.
“Keberadaan situs-situs sejarah ini bukan hanya sebagai objek wisata, tetapi juga sebagai pengingat akan nilai-nilai sejarah dan budaya Sabang. Kami mengimbau wisatawan untuk tetap menghormati aturan yang berlaku saat berkunjung ke tempat-tempat ini,” tambah Albina yang juga pemerhati sejarah di Sabang.
Selain keindahan destinasi, Sabang juga menawarkan kuliner khas yang memanjakan lidah, seperti mi sedap, sate gurita dan rujak Aceh. Albina menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan pariwisata di Sabang agar generasi mendatang juga dapat menikmati keindahan kota ini.
“Semangat kami adalah melestarikan Sabang untuk semua. Mari kita bersama-sama menjaga keindahan alam dan kekayaan sejarah Sabang,” tutupnya.(ap)
| Harga Bahan Pokok Stabil, Daya Beli Masyarakat Meningkat di Awal Tahun |
|
|---|
| Polres Sabang Ungkap Kasus Penganiayaan Berat yang Menewaskan Buruh Pelabuhan |
|
|---|
| 36 Personel Polres Sabang Naik Pangkat, Pesan Kapolres: Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan |
|
|---|
| Harga Sejumlah Komoditas Ikan di Pasar Induk Sabang Naik, Pasokan Nelayan Menurun |
|
|---|
| Tingkat Hunian Kamar Hotel di Sabang Anjlok Saat Libur Nataru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kendaraanparkir-di-dalam-Kapal-Roro.jpg)