Perang Gaza
Tawanan Israel Mencoba Bunuh Diri Setelah Gencatan Senjata Gagal
Tahanan yang mencoba bunuh diri itu dijadwalkan akan dibebaskan pada tahap pertama kesepakatan gencatan senjata yang akan menukar tawanan yang ditahan
SERAMBINEWS.COM - Brigade Al-Quds, sayap bersenjata Jihad Islam Palestina, mengatakan tim medis kelompok itu menangani upaya bunuh diri oleh salah satu tawanan mereka tiga hari lalu.
"Kami berhasil menyelamatkan nyawa tahanan setelah ia mencoba bunuh diri karena kondisi psikologisnya. Kondisi psikologis tahanan memburuk setelah pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menetapkan persyaratan baru yang menyebabkan kegagalan pembebasan," kata juru bicara militer Abu Hamza.
Tahanan yang mencoba bunuh diri itu dijadwalkan akan dibebaskan pada tahap pertama kesepakatan gencatan senjata yang akan menukar tawanan yang ditahan di Gaza dengan tahanan Palestina yang dikurung di penjara Israel.
“Setelah percobaan bunuh diri tahanan tersebut, Brigade Al-Quds memutuskan untuk memperketat langkah-langkah keamanan dan keselamatan bagi para tahanan,” kata Abu Hamza.
Baca juga: GAZA TERKINI - Barbarisme Israel Mengebom Kamp Pengungsian, Tewaskan Lebih 50 Orang di Gaza
Sementara itu kondisi pengungsian di kamp pengungsian di Jalur Gaza semakin kritis.
Dr Tanya Haj-Hassan, seorang dokter perawatan intensif anak yang bekerja di Gaza, mengatakan kekurangan gizi parah di kalangan warga Palestina berkontribusi terhadap meningkatnya kematian akibat hipotermia di kalangan anak-anak.
"Saya menyaksikan anak-anak meninggal dengan berbagai cara, entah itu karena kekerasan, kedinginan, kelaparan, penyakit – semua itu merupakan akibat langsung dari kampanye militer Israel yang diatur dengan cermat yang dimungkinkan oleh Amerika Serikat dan negara-negara lain yang menutup mata dan telinga," ungkapnya kepada Al Jazeera.
“Kami menyaksikan para orang tua mengarungi air setinggi pinggang untuk mengumpulkan jenazah anak-anak mereka.”
Haj-Hassan mengecam masyarakat internasional atas kegagalannya menghentikan perang Israel yang menghancurkan.
"Saya kesulitan menemukan kata-kata untuk menggambarkan betapa mengerikannya situasi ini dan betapa tulinya dunia terhadap jeritan berulang dari para pekerja kemanusiaan, dan sebagian besar dari warga Gaza sendiri. Mereka telah mendokumentasikan genosida yang mereka lakukan setiap hari dan telah dibunuh karena melakukannya."(*)
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sandera-Israel-98u.jpg)