Berita Bireuen
Hujan Deras, Jembatan di Peudada Bireuen Putus, Tak Bisa Lagi Dilintasi, Dapur & Kamar Rumah Ambruk
Selain jembatan penghubung warga Desa Lawang ke Peudada, Kabupaten Bireuen itu, dua sisi tebing anak sungai Hagu tersebut juga abrasi, satu rumah kons
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Selain jembatan penghubung warga Desa Lawang ke Peudada, Kabupaten Bireuen itu, dua sisi tebing anak sungai Hagu tersebut juga abrasi, satu rumah konstruksi permanen juga terancam ambruk.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu jembatan permanen ukuran 8 x 6 meter di perbatasan Desa Hagu dan Desa Lawang, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, putus total dan ambruk ke dasar anak sungai.
Musibah ini terjadi sekitar Senin (6/1/2025) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari,setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Jembatan itu persisnya sekitar 2,5 KM arah selatan Keude Peudada, Kabupaten Bireuen.
Selain jembatan penghubung warga Desa Lawang ke Peudada, Kabupaten Bireuen itu, dua sisi tebing anak sungai Hagu tersebut juga abrasi, satu rumah konstruksi permanen juga terancam ambruk.
Bahkan bagian dapur sudah ambruk ke anak sungai.
Amatan Serambinews.com, puluhan warga Lawang bersama sepeda motor berada di sebelah selatan jembatan tersebut.
Baca juga: Profil Patrick Kluivert, Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia yang Gantikan STY, Ini Rekam Jejaknya
Sedangkan puluhan warga Desa Hagu dan warga desa lainnya berada di sebelah utara jembatan
tersebut.
Masyarakat tidak bisa melintas, kecuali turun ke anak sungai dengan jalan kaki untuk menyeberang, sepeda motor sama sekali tidak bisa melintas.
Selain ambruk satu jembatan, tebing sungai sepanjang hampir 500 meter juga abrasi dihantam derasnya air sungai tersebut.
Pipa saluran PDAM untuk warga Lawang tembus ke Jeunieb juga patah dan rusak, distribusi air bersih terganggu.
Pj Keuchik Lawang, M Akmal (50) mengatakan, sekitar pukul 03.15 WIB dini hari, Senin (6/1/2025), satu jembatan penghubung antara Desa Hagu dan Lawang putus total.
Penyebabnya karena tergerus hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.
Baca juga: Dinikahi Crazy Rich Malaysia, Potret Resepsi Mewah Pevita Pearce dan Mirzan Meer
Sebelumnya atau Jumat (3/1/2025), kata M Akmal hujan deras dan terlihat tebing dekat jembatan longsor.
Pomaba 1.598 Mahasiswa Baru UNIKI Bireuen Berakhir, Kuliah Perdana Mulai Lusa 2 September 2025 |
![]() |
---|
Warga Binaan Lapas Bireuen Dilatih Budidaya Bebek Petelur |
![]() |
---|
Satgas PPKPT Umuslim Buka Layanan Pengaduan Kekerasan Seksual Dan Kasus Lainnya |
![]() |
---|
LPPM UIA Bireuen dan INTI International University Perkuat Jalin Kerja Sama |
![]() |
---|
Seribuan Santri Bireuen Mendaftar Seleksi Beasiswa di Dinas Pendidikan Dayah Bireuen |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.