Kamis, 9 April 2026

Berita Aceh Besar

Antisipasi Banjir, BPBD Aceh Besar Siagakan Personel

Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, meminta personel BPBD beserta jajaran tetap dalam keadaan siaga terhadap kemungkinan perubahan cuaca seperti...

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil menginstruksikan seluruh personel agar tetap waspada menghadapi bencana dampak hujan deras disertai angin kencang wilayah Kabupaten Aceh Besar, Senin (14/10/2024). 

Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, meminta personel BPBD beserta jajaran tetap dalam keadaan siaga terhadap kemungkinan perubahan cuaca seperti angin kencang, banjir dan longsor.

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Memasuki puncak musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, mengimbau agar masyarakat waspada akan potensi banjir hingga tanah longsor, Selasa (7/1/2025).

Hal itu dilakukan lantaran sejak beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Aceh Besar dilanda hujan deras.

Bahkan pada Senin (6/1/2025) sore kemarin, akibat curah hujan yang tinggi, membuat sungai Krueng Lampanah, Kecamatan Seulimeum meluap dan merendam tiga gampong di sekitar.

Selain merendam rumah warga, banjir luapan tersebut juga menggenangi ladang sawah warga yang baru ditanami padi.

Air juga merusak tanggul irigasi Blang Tung di Desa Ujong Keupula.

Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, meminta personel BPBD beserta jajaran tetap dalam keadaan siaga terhadap kemungkinan perubahan cuaca seperti angin kencang, banjir dan longsor.

Pihaknya juga meminta personel dan masyarakat untuk mengantisipasi berbagai ancaman bencana alam yang bisa saja terjadi di wilayah Aceh Besar.

"Kita juga telah memerintahkan segenap petugas BPBD untuk terus bersiaga," katanya.

Baca juga: Banjir Luapan di Jeunieb Bireuen Mulai Surut

Sebab, berdasarkan peringatan dini BMKG Aceh, bahwa wilayah Aceh Besar termasuk salah satu daerah yang berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat dalam dua hari ke depan.

Pasalnya, saat ini terpantau adanya belokan angin (shearline) dan konvergensi di wilayah Aceh.

Selain itu, kondisi anomali suhu muka laut yang hangat di Perairan Utara Aceh juga dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).

Beberapa kondisi tersebut dapat berpotensi terhadap pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh.

Karenanya, ia juga meminta agar masyarakat untuk tetap waspada akan potensi pohon tumbang dan tanah longsor di wilayah Pegunungan Kulu dan Paro.

“Disaat hujan begini saat rawan terjadi pohon tumbang. Saat hujan dan angin kencang terjadi, kita imbau warga jangan dulu berkendara di jalan raya,” pungkasnya. (*)
 Baca juga: Banjir di Serbajadi Aceh Timur Surut, Warga Kembali ke Rumahnya


 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved