Berita Pidie

Pulang Panen Rambutan, Warga Pidie Hilang Terseret Air Bah Saat Menyeberangi Sungai

Korban terseret aliran air di Sungai Geulanceng, saat pulang dari panen buah rambutan di kebunnya di kawasan Glee Lala.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Tim SAR dibantu polisi dan TNI melakukan pencaharian dengan menyisir aliran Sungai Geulanceng Lala, Kecamatan Mila, Pidie, Selasa (7/1/2025). 

Korban terseret aliran air di Sungai Geulanceng, saat pulang dari panen buah rambutan di kebunnya di kawasan Glee Lala.

Laporan Muhammad Naza I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Saiful bin Araman (42) warga Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Pidie, Senin (6/1/2025), pukul 16.00 WIB, hilang terseret arus Sungai Geulanceng Lala, Kecamatan Mila. 

Korban terseret aliran air di Sungai Geulanceng, saat pulang dari panen buah rambutan di kebunnya di kawasan Glee Lala.

Berdasarkan informasi dihimpun Serambinews.com, Selasa (7/1/2025), seorang petani kebun bernama Saiful terseret arus di Alue Geulanceng Lala, saat pulang dari memanen rambutan dari kebunnya.

Saat itu, Saiful pulang bersama rekannya sesama petani dengan menyeberang Alue Geulanceng Lala. 

Ketika menyeberang Alue Geulanceng Lala, Saiful membawa rambutan dengan memikul di atas kepala. 

Saat Saiful menyeberang Alue Geulanceng Lala bersama tiga rekannya, Saiful tertinggal di belakang sendirian. 

Posisi Saiful saat itu berada di tengah Alue Geulanceng Lala. 

Baca juga: Terseret Arus Saat Mandi di Kuala Pandrah, Murid SD Ditemukan Meninggal, Jasad Tersangkut Jaring

Saat Saiful berada di tengah Alue Geulanceng Lala, tiba-tiba air bah datang menyeret tubuh korban.

Air Alue Geulanceng meningkat, seiring hujan turun sangat deras di Pidie. 

Versi lain, menyebutkan saat kejadian tersebut, rekan korban yang lebih dulu sampai ke tepi Alue Geulanceng tidak berhasil memberikan pertolongan, saat tubuh korban terbawa arus Alue Geulanceng

Pencaharian korban masih dilakukan SAR Pidie, polisi dan TNI, tapi jasad korban belum ditemukan. 

Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Dedy Miswar MH, kepada Serambinews.com, Selasa (7/1/2025) mengatakan, Saiful sebagai petani kebun terseret arus Alue Geulanceng masih dilakukan pencaharian. 

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie, Muhammad Rabiul, kepada Serambinews.com, Selasa (7/1/2025) menjelaskan, saat Tim SAR bersama polisi, TNI masih melakukan pencaharian terhadap hilangnya Saiful bin Arahman. (*)

Baca juga: Warga Mila Hilang Terseret Arus Sungai Saat Pulang Panen Rambutan, Pencarian Korban Masih Dilakukan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved