Aceh Barat
Pj Bupati Aceh Barat Serahkan 34 Bantuan Rumah Layak Huni kepada Warga
Pj Bupati Aceh Barat, Azwardi, Selasa (7/1/2024) mengatakan, bahwa pada tahun 2024, sebanyak 34 unit jumlah ini masing-masing dari dana APBK...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kembali menyalurkan bantuan rumah layak huni kepada masyarakat penerima, Selasa (7/1/2025).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pj Bupati Aceh Barat, Azwardi, didampingi oleh Plt Kadis Perkim, Syamsul Rizal, di Desa Suak Timah dan Desa Cot Mesjid, Kecamatan Samatiga.
Bantuan rumah yang dibangun pada tahun 2024 ini diberikan kepada dua kepala keluarga, yaitu Jamaluddin Dek di Gampong Suak Timah dan Mahmud di Gampong Cot Mesjid. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh camat setempat dan Keuchik (kepala desa).
Pj Bupati Aceh Barat, Azwardi, Selasa (7/1/2024) mengatakan, bahwa pada tahun 2024, sebanyak 34 unit jumlah ini masing-masing dari dana APBK dibangun sebanyak 24 unit, dari dana DOK sebanyak 5 unit dan dari dana insentif fiskal inflasi sebanyak 5 unit.
Rumah layak huni ini semuanya telah dibangun dan diserahkan kepada masyarakat. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan bagi para penerima, yang sebelumnya tinggal di rumah yang tidak layak huni.
"Semoga dengan adanya bantuan rumah layak huni ini, penerima dapat merasakan kenyamanan yang lebih baik di tempat tinggal mereka," ujar Azwardi.
Untuk tahun 2025, Pemerintah Aceh Barat akan kembali menerima bantuan rumah layak huni dari Pemerintah Provinsi Aceh sebanyak 50 unit. Namun, sebelum diserahkan atau dibangun rumah tersebut akan melalui proses verifikasi untuk memastikan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
"Setelah diverifikasi, kita pastikan bantuan ini diberikan kepada mereka yang benar-benar layak menerimanya," jelas Azwardi. Selain itu, untuk tahun 2025, pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran Doka sekitar 21 unit rumah yang telah disahkan dalam SK penerima.
Namun, Azwardi juga mengungkapkan adanya tantangan dalam proses verifikasi bantuan rumah, yakni tidak adanya lahan atau tanah untuk pembangunan rumah.
"Tantangan yang dihadapi saat ini adalah ketersediaan tanah untuk pembangunan rumah bantuan. Oleh karena itu, kami berharap ke depan masalah ini dapat diatasi agar bantuan yang diberikan sesuai dengan harapan," tambahnya.
Bantuan rumah layak huni ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu yang tinggal di rumah tidak layak huni. Program ini akan dilaksanakan secara bertahap setiap tahunnya, sesuai dengan alokasi anggaran yang tersedia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Azwardi-Serahkan-rumah-ke-warga-Suak-Timah.jpg)