Hasil Pilkada Aceh Besar 2024
KIP Tetapkan Muharram-Syukri Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih Aceh Besar
KIP Aceh Besar menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 dari jalur independen Muharram-Syukri
“Berita Acara akan disampaikan ke DPRK Aceh Besar, guna dilakukan rapat pleno pengumuman pemenang dan akan disampaikan ke Kemendagri.” T KHAIRUL SALIM, Ketua KIP Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 dari jalur independen, Muharram Idris (Syech Muharram)-Drs Syukri A Jalil, sebagai pemenangan dalam kontestasi Pilkada 2024, di Orion Hall, Kecamatan Darul Imarah, Kamis (9/1/2025).
Penetapan itu merupakan salah satu tahapan Pilkada. Rapat pleno terbuka penetapan pemenang Pilkada Aceh Besar itu dipimpin Ketua KIP T Khairul Salim, didampingi para anggota Komisioner KIP setempat.
Ketua KIP Aceh Besar, T Khairul Salim, saat membacakan Berita Acara penetapan pasangan nomor urut 1 sebagai bupati dan wakil bupati terpilih. Pasangan ini memperoleh 73.673 suara atau 33,8 persen. Penetapan Syech Muharram-Syukri ebagaimana dimaksud diktum kesatu, juga sebagai pengumuman kepada masyarakat Aceh Besar.
“Usai rapat pleno penetapan pemenang Pilkada Aceh Besar, Berita Acara akan disampaikan ke DPRK Aceh Besar, guna dilakukan rapat pleno pengumuman pemenang dan akan disampaikan ke Kemendagri,” kata Khairul.
Sementara itu, Pj Bupati Aceh Besar yang diwakili Asisten I Farhan AP mengatakan, selama pelaksanaan Pilkada di Aceh Besar, tidak terjadi pergesekan antarsesama kandidat maupun masyarakat. Situasi politik selama pelaksanaan pesta demokrasi tersebut berlangsung aman.
“Kita ucapkan terimah kasih ke masyarakat yang proaktif untuk memilih pemimpin terbaik. Kami berharap, setelah konstetasi ini, tidak ada lagi pergesekan. Kita berharap bupati terpilih bisa menbawa masyarakat Aceh Besar lebih sejahtera dan berkeadilan,” pungkasnya.
Bupati Aceh Besar terpilih periode 2025-2030, Syech Muharram, mengajak seluruh unsur di Aceh Besar agar bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Kepada para pimpinan partai politik dan legislatif, ia mengajak agar bersama-sama berfikir positif untuk membangun Aceh Besar. “Kita akan terus berkoalisi dengan 40 anggota DPRK. Tidak ada oposisi di Acah Besar, yang ada koalisi bersama. Mudah-mudahan ketertinggalan Aceh Besar dapat kita kejar bersama,” jelasnya.
Pasca penetapan, kata Syech Muharram, pihaknya akan melakukan persiapan menjelang pelantikan nanti. Selain itu, ia meminta agar pelantikan kereka dilaksanakan di tempat yang lebih luas.
“Karena Gedung DPRK Aceh Besar ruangannya sempit. Jadi kita harap pelantikan dapat dilakukan di Gedung JSC Jantho. Mudah-mudahan permintaan kita dapat diakomodir, karena banyak masyarakat yang ingin hadir pada pelantikan ini,” pungkasnya.
Segera paripurna
Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Naisabur, mengatakan, sesuai jadwal pihaknya akan melakukan rapat paripurna hasil penetapan bupati dan wakil bupati terpilih pada 13 Januari 2025.
“Kalau tidak bergeser, pada tanggal 13 Januari 2025 kita paripurnakan. Hal itu sesuai dengan deadline waktu yang diberikan KIP Aceh,” kata Naisabur kepada Serambi, usai penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, Kamis (9/1/2025).
Ia juga mengucapkan selamat kepada pasangan bupati dan wakil bupati terpilih, Muharram Idris-Drs Syukri A Jalil, pascapenetapan oleh KIP. Naisabur berharap kedepannya, pemerintahan bupati terpilih dapat bersinergi dengan DPRK untuk Aceh Besar lebih baik.
“Karena harapan kita adalah sama-sama ingin membangun Aceh Besar dengan kontek syariat Islam,” tutup Politisi Partai Aceh tersebut.(iw)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.