Kamis, 23 April 2026

Swasembada Pangan 2025

Dukung Swasembada Pangan, Polres Tanam Jagung Serentak

Harapannya, program ini tidak hanya menjamin ketersediaan pangan yang berkesinambungan, tetapi juga memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. HENKI ISMANTO

Editor: mufti
Dok Pribadi
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto SIK 

Selanjutnya, tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian akan terus memantau dan mendampingi petani dalam perawatan tanaman hingga masa panen, agar hasilnya optimal dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Aceh Utara.(jaf)

 

Penanaman jagung di lahan produktif seluas 3 hektar milik warga Gampong Cot, Kecamatan Muara Tiga, menjadi salah satu bentuk dukungan program ketahanan pangan yang dilakukan Polres. JAKA MULYANA, Kapolres Pidie

Ditempat Lainnya, Polres Pidie juga menanam jagung di lahan seluas 3 hektare di kawasan perkebunan Gampong Cot, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Selasa (21/1/2025). Kegiatan itu dipimpin Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana SIK MIK, sebagai wujud dukungan program ketahanan pangan yang dilaksanakan Presiden RI, Prabowo Subianto. 

Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana mengatakan, kegiatan itu sebagai bagian dari penanaman sejuta hektare jagung, guna mendukung program ketahanan pangan yang dilaksanakan Presiden RI, Prabowo Subianto.

"Penanaman jagung di lahan produktif seluas 3 hektar milik warga Gampong Cot, Kecamatan Muara Tiga itu, menjadi salah satu bentuk dukungan program ketahanan pangan yang dilakukan Polres Pidie. Saat ini, Polres Pidie sudah menanam sekitar 31,6 hektare dalam wilayah binaan," sebutnya.

Dikatakannya, penanaman jagung dilakukan secara bersama-sama, sekaligus serentak program 1 juta hektare untuk mendukung program Presiden, Prabowo Subianto. Sehingga akan mencapai swasembada pangan nasional hingga penanaman jagung serentak di seluruh Indonesia.

Menurut Kapolres Pidie, program penanaman jagung serentak seluas 1 juta hektare, merupakan kerjasama antara Polri dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Untuk mendukung target swasembada pangan nasional pada tahun 2025. Sehingga diharapkan swasembada pangan dapat terwujud melalui kolaborasi dan sinergi bersama.

Dikatakannya, dengan penanaman jagung itu, hendaknya mampu meningkatkan swasembada pangan. Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan lahan kosong, agar berfungsi dengan tanaman bernilai ekonomis.

Kapolres Pidie menambahkanb, dengan hasil yang didapat, sejatinya menjadi contoh dan motivasi sejumlah petani untuk mengembangkan tanaman jagung secara mandiri. Sehingga nantinya kebutuhan nasional untuk jagung akan dipenuhi dari petani Indonesia sendiri.(naz)

Semoga Bisa Terwujud

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie, Hasbalah mengungkapkan, untuk ketahanan pangan seluruh masyarakat dapat memanfaatkan setiap jengkal tanah. Baik lahan produktif perkebunan maupun areal persawahan di seluruh Pidie untuk ditanam jagung.

"Insya Allah, Pidie melalui program ketahanan pangannya bisa terwujud. Kita semua bisa sejahtera melalui upaya-upaya yang di lakukan bersama, khususnya untuk ketahanan pangan," katanya.

Untuk diketahui, kegiatan tanam jagung serentak 1 juta hektare tersebut dilaunching Kapolri dan Menteri Pertanian, yang di pusatkan di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. Penanaman itu dilaksanakan kapolda, kapolres bersama pemkab/kota di seluruh Indonesia secara virtual.

Hadir Wakil I DPRK Pidie, T Zulkarnaini SP, Pasi Ops Kodim 0102 Pidie, Kapten Inf Roni Saputra, Kasi Intel Kejari Pidie, Muliana SH MH, Kepala Bulog Pidie, Ahmad Fadli SE, sejumlah pejabat utama Polres Pidie, Muspika Muara Tiga, dan tenaga penyuluh pertanian.(naz)

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved