Konflik Palestina vs Israel
Hamas Bebaskan 4 Sandera Tentara Wanita Israel Hari Ini, Abu Ubaida Ungkap Nama Mereka
Ini akan menjadi pertukaran kedua antara Israel dan gerakan Hamas berdasarkan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
Hamas Bebaskan 4 Sandera Tentara Wanita Israel Hari Ini, Abu Ubaida Ungkap Nama Mereka
SERAMBINEWS.COM – Pasukan Hamas mengatakan bahwa empat sandera berikutnya, tentara wanita Israel, akan dibebaskan dalam pertukaran kedua berdasarkan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza.
Menurut Juru Bicara Brigade Ezzedine al-Qassam, Abu Ubaida, empat sandera perempuan yang akan dibebaskan antara lain Karina Ariev, Daniela Gilboa, Naama Levy dan Liri Albag.
Semuanya merupakan anggota unit pengawasan militer Israel.
Albag berusia 19 tahun saat ditawan, sementara sandera yang lainnya kini berusia 20 tahun.
Pertukaran sandera tersebut akan berlangsung hari ini, Sabtu (25/1/2025), dimana pihak Israel telah memperisapkan rumah sakit untuk memeriksa kesehatan keempat sandera tersebut.
Ini akan menjadi pertukaran kedua antara Israel dan gerakan Hamas berdasarkan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza.
Pada pertukaran pertama, Hamas membebaskan tiga wanita Israel dengan imbalan 90 tahanan Palestina akhir pekan lalu.
Gencatan senjata tersebut, yang dilakukan setelah berbulan-bulan negosiasi yang ditengahi oleh Qatar dan Mesir dan didukung oleh Amerika Serikat, menghentikan pertempuran untuk pertama kalinya sejak November 2023.
Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga mengkonfirmasi bahwa daftar pertukaran sandera dan tahanan telah diterima dari pihak mediasi tetapi tidak mengungkapkan nama-nama yang ada dalam daftar tersebut.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Israel mengatakan rumah sakit sedang bersiap menerima sandera.
Selama enam minggu pertama gencatan senjata di Gaza, para pejabat mengatakan Israel setuju untuk membebaskan 50 tahanan Palestina untuk setiap tentara wanita yang dibebaskan.
Hal ini berarti 200 tahanan Palestina akan dibebaskan dengan imbalan empat sandera.
Forum Tahanan Palestina, sebuah kelompok yang mewakili warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel, mengatakan bahwa Palang Merah telah diberitahu tentang penerimaan tahanan dari penjara Ofer di Tepi Barat pada 25 Januari.
Setelah sandera Romi Gonen, Emily Damari dan Doron Steinbrecher dibebaskan pada putaran pertama pemulangan, Israel mengumumkan bahwa masih ada 94 warga Israel dan orang asing yang ditahan di Gaza.
Pada hari-hari awal sejak gencatan senjata, Hamas setuju untuk membebaskan 33 sandera dengan imbalan ratusan tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel.
Pada tahap berikutnya, kedua belah pihak akan merundingkan pertukaran sandera yang tersisa dan penarikan pasukan Israel dari Gaza, yang sebagian besar telah hancur setelah pertempuran sengit selama 15 bulan.
Poin-poin Penting Gencatan Senjata Israel-Hamas
Berikut adalah poin-poin utama dari kesepakatan gencatan senjata Gaza yang mulai berlaku pada hari Minggu setelah 15 bulan perang.
Dimulainya gencatan senjata sempat tertunda hampir tiga jam karena masalah teknis seputar rincian nama sandera yang akan dibebaskan.
Rincian lengkap kesepakatan gencatan senjata belum diumumkan secara publik oleh para mediator, Israel, atau Hamas.
Namun, mengutip Asharq Al-Awsat, pejabat yang mengetahui kesepakatan itu menyebutkan poin-poin berikut:
1. Fase gencatan senjata awal selama enam minggu mencakup penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza tengah dan pemulangan warga Palestina yang mengungsi ke Gaza utara.
2. Kesepakatan ini mengharuskan 600 truk bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke Gaza setiap hari selama gencatan senjata, 50 di antaranya membawa bahan bakar.
Sebanyak 300 truk dialokasikan untuk Gaza utara, wilayah di mana kondisi warga sipil sangat sulit.
3. Hamas akan membebaskan 33 sandera Israel, termasuk semua wanita (baik tentara maupun warga sipil), anak-anak, dan pria berusia di atas 50 tahun.
Hamas akan membebaskan sandera wanita dan yang berusia di bawah 19 tahun terlebih dahulu, diikuti oleh pria berusia di atas 50 tahun.
Tiga sandera wanita pertama dibebaskan melalui Palang Merah pada hari Minggu.Pembebasan ketiga sandera tersebut telah terlaksana.
4. Israel akan membebaskan 30 tahanan Palestina untuk setiap sandera sipil dan 50 tahanan Palestina untuk setiap tentara wanita Israel yang dibebaskan oleh Hamas.
5. Berdasarkan ketentuan kesepakatan, Hamas akan memberi tahu Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengenai titik pertemuan di dalam Gaza.
ICRC diharapkan mulai berkendara ke lokasi tersebut untuk menjemput para sandera.
6. Israel akan membebaskan semua perempuan dan anak-anak Palestina di bawah usia 19 tahun yang ditahan sejak 7 Oktober 2023 pada akhir fase pertama.
Jumlah total warga Palestina yang dibebaskan akan bergantung pada jumlah sandera yang dibebaskan, dan bisa mencapai antara 990 hingga 1.650 tahanan Palestina, termasuk laki-laki, perempuan, dan anak-anak.
7. Hamas akan membebaskan para sandera selama periode enam minggu, dengan setidaknya tiga sandera dibebaskan setiap minggu dan sisanya dari 33 sandera sebelum akhir periode tersebut.
Semua sandera yang masih hidup akan dibebaskan terlebih dahulu, diikuti oleh jenazah sandera yang telah meninggal.
8. Pelaksanaan perjanjian ini akan dijamin oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat.
9. Negosiasi fase kedua akan dimulai pada hari ke-16 fase pertama. Negosiasi ini diharapkan mencakup pembebasan semua sandera yang tersisa, termasuk tentara laki-laki Israel, gencatan senjata permanen, dan penarikan penuh tentara Israel.
10. Tahap ketiga diperkirakan akan mencakup pemulangan semua jenazah yang tersisa dan dimulainya rekonstruksi Gaza, yang akan diawasi oleh Mesir, Qatar, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
| Israel Serang Kendaraan Polisi di Gaza, 5 Orang Tewas Termasuk Balita |
|
|---|
| Mohammed Wishah Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza |
|
|---|
| Israel Perluas Kendali di Tepi Barat, Menteri Zionis: Kami Terus Membunuh Gagasan Negara Palestina |
|
|---|
| Trump Kecam Rencana Israel Caplok Tepi Barat Palestina |
|
|---|
| Serangan Terbaru Israel Tewaskan 30 Warga Gaza, Korban Harian Tertinggi Sejak Gencatan Oktober 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Hamas-Bebaskan-4-Sandera-Tentara-Perempuan-Israel-Hari-Ini-Abu-Ubaida-Ungkap-Nama-Mereka.jpg)