Diperiksa Propam, AKBP Bintoro Bantah Dituding Peras Anak Pengusaha Rp 20 Miliar: Fitnah
AKBP Bintoro membantah tudingan dirinya melakukan pemerasan terhadap anak pengusaha senilai Rp 20 miliar.
“Singkat cerita kami dalam hal ini Sat Reskrim Polres Jakarta Selatan, yang saat itu saya menjabat sebagai Kasat Reskrimnya melakukan penyelidikan dan penyidikan,” ujarnya.
Selanjutnya pihak tersangka tidak terima dan memviralkan berita bohong.
Bintoro pun mengaku dirinya sudah menjalani pemeriksaan di Propam Polda Metro Jaya.
“Dari kemarin saya telah dilakukan pemeriksaan oleh Propаm Polda Metro Jaya kurang lebih 8 jam dan handphone saya telah disita dan diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut, dan saya sampai sekarang masih berada di Propam Polda Metro Jaya,” katanya.
Baca juga: BREAKING NEWS - DPO Pelaku Pemerasan dan Pengancaman Ditangkap Polisi Setelah Tiga Bulan Buron
Sementara itu, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perlu menurunkan tim Propam Polri untuk memeriksa dugaan pemerasan senilai Rp 20 miliar tersebut.
“Kasus pemerasan yang dilakukan oleh anggota Polri berpangkat Pamen itu dapat mencoreng institusi dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (26/1/2025).
IPW mendesak Propam Mabes Polri menelusuri secara mendalam penyalahgunaan wewenang dan segera memproses hukum pidana dan kode etik terhadap anggota yang terlibat.
Tim yang diturunkan tersebut harus mampu menguak perbuatan dugaan pidana pemerasannya dan menerapkan Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan menelusuri aliran dana pemerasan tersebut.
IPW berkeyakinan bahwa uang hasil pemerasan Rp 20 Miliar itu tidak dilakukan untuk kepentingannya sendiri.
Uang tersebut dipastikan mengalir ke beberapa pihak.
“Kalau pihak kepolisian mau menegakkan aturan sesuai perundangan maka tidak sulit untuk membongkar perbuatan AKBP Bintoro,” imbuh Sugeng.
Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut.
Dia menegaskan Polda Metro Jaya saat ini telah melakukan pendalaman oleh Bidpropam.
“Polda Metro Jaya berkomitmen meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” kata Ade Ary.
Polda Metro Jaya juga berkomitmen memproses sesuai Peraturan perundang-undangan yang berlaku secara prosedural, proporsional, dan profesional.
Baca juga: Bom Peninggalan Belanda Bikin Geger, Ditemukan Warga di Bibir Pantai, Sempat dikira Barang Berharga
Baca juga: Pesan Menag dalam Momen Peringatan Isra Mikraj: Mari Tegakkan Shalat!
Baca juga: Smile Train Operasi Bibir Sumbing, Kali Ini 10 Anak Pidie & Pijay, yang Butuh, Silakan Hubungi Sini
Sudah tayang di tribunnews.com
| Kasus Kematian Bripda Natanael di Mess Bintara, Propam Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Jadi Tersangka |
|
|---|
| KPK Bongkar Modus Mengerikan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Peras Anak Buah, Targetkan Rp 5 Miliar |
|
|---|
| Profil Bupati Tulungagung yang Jadi Tersangka KPK: Dari Juragan Toko Bangunan ke Kasus Rp2,7 M |
|
|---|
| Ditahan KPK, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Akui dan Sampaikan Permintaan Maaf |
|
|---|
| Bupati Tulungagung Gatut Sunu Ditahan KPK Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan, Targetkan Rp5 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/AKBP-Bintoro.jpg)