Berita Pidie

Hama Kresek Daun Serang Tanaman Padi

hama kresek daun yang menyerang pada tanaman padi adalah penyakit jenis hawar daun bakteri (BLB), yang diakibatkan serangan bakteri Xanthomonas oryzae

Editor: mufti
IST
DISERANG HAMA - Keuchik Sukon Paku, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie, Faisal memperlihatkan batang padi patah digerogoti hama kresek daun di areal persawaan Lueng Cut dan Blang Suko, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie, Ahad (26/1/2025). 

Petani sangat gelisah hasil produksi padi menurun, dan terancam gagal panen. Padahal, petani sangat mendambakan hasil produksi pada masa tanam rendengan ini meningkat. FAISAL, Keuchik Sukon Paku

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Tanaman padi berumur 90 hari di areal persawahan Lueng Cut di Gampong Blang Baro dan Blang Sukon, Gampong Sukon Paku, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie, Ahad (26/1/2025), diserang hama kresek daun. Petani khawatir hasil produksi panen padi akan menurun dampak hama kresek daun

Untuk diketahui, hama kresek daun yang menyerang pada tanaman padi adalah penyakit jenis hawar daun bakteri (BLB), yang diakibatkan serangan bakteri Xanthomonas oryzae.

Keuchik Sukon Paku, Faisal kepada Serambi, Senin (27/1/2025) mengatakan, tanaman padi Lueng Cut di Gampong Blang Baro dan Blang Sukon, Gampong Sukon Paku, yang luasnya puluhan hektare diserang hama kresek daun. Saat ini, daun tanaman padi sudah mengering akibat disantap hama kresek daun. Pertumbuhan tanaman padi yang awalnya subur, kini terganggu dengan serangan hama.

Ia menjelaskan, dampak tanaman padi diserah hama kresek daun, menyebabkan petani gelisah. Sebab, jika hama tersebut tidak ditangani secara secepatnya, maka serangan hama itu semakin meluas. Sebab, hama kresek daun itu cepat berkembang dan bekerja sangat cepat memakan batang tanaman padi. 

"Petani sangat gelisah hasil produksi padi menurun, dan terancam gagal panen. Padahal, petani sangat mendambakan hasil produksi pada masa tanam rendengan ini meningkat. Apalagi, modal besar sudah dikeluarkan untuk menyuburkan tanaman padi," jelasnya.

Kata Faisal, padi yang diserang hama kresek daun telah berumur 90 hari. Saat ini, buah atau bulir padi tidak terisi penuh akibat diserang hama kresek daun. Bahkan, ada bulir tanaman padi menjadi kosong hingga mengering.

"Saat ini, bulir tanaman padi menjadi proses bunting, tapi gara-gara diusik hama daun kresek proses itu terganggu pertumbuhannya," jelas Faisal.

Untuk itu, kata Faisal, dirinya meminta Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie untuk menindaklanjuti hama kresek daun yang menggerogoti tanaman padi di areal sawah Lueng Cut di Gampong Blang Baro dan Blang Sukon, Gampong Sukon Paku.

Sebab, hama itu sangat cepat berkembang biak di tanaman padi. Jadi penangan Distanpang Pidie harus jitu dan sempurna. Sehingga hama kresek daun itu lenyap, dan tanaman padi akan pulih kembali.(naz)

 

Petani Laporkan ke OPT

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie, Hasballah, yang dikonfirmasikan Serambi, Senin (27/1/2025) mengungkapkan, terkait hama kresek daun menyerang tanaman padi petani di Kecamatan Glumpang Baro, tentunya harus dilaporkan kepada Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di Kecamatan Glumpang Baro.

" Setelah petani melaporkan ke tim OPT, nanti tim akan turun melakukan survei terhadap tanaman padi diserang hama kresek daun," jelasnya.

Kata Hasballah, tim OPT tidak bisa turun ke lapangan jika petani tidak melaporkan secara langsung. Sebab, tim OPT bekerja memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Kami ada SOP-nya, dengan menindaklanjuti berdasarkan adanya laporan dari Kecamatan Glumpang Baro. Sebab, di Glumpang Baro, kami ada petugas, silahkan petani melaporkan kepada petugas terhadap serangan hama pada tanaman padi. Tindakan kami lakukan bisa penyemprotan secara massal," pungkasnya.(naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved