Jumat, 10 April 2026

Berita Banda Aceh

Lestarikan Budaya Endatu, Milenial IMPM Mutiara Raya Gelar Khanduri Teut Apam

Zulmahdi Hasan mengatakan, Khanduri Teut Apam merupakan upaya merawat khazanah endatu yang perlu dilestarikan

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nur Nihayati
IST
Milenial dan Generasi Z Ikatan Mahasiswa Pelajar dan Masyarakat (IMPM) Mutiara Raya menggelar Khanduri Teut Apam ke-V di Seuramoe IMPM Mutiara Raya Putra, Jalan Kenari Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu (26/1/2025) 

Zulmahdi Hasan mengatakan, Khanduri Teut Apam merupakan upaya merawat khazanah endatu yang perlu dilestarikan

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Milenial dan Generasi Z Ikatan Mahasiswa Pelajar dan Masyarakat (IMPM) Mutiara Raya menggelar Khanduri Teut Apam ke-V di Seuramoe IMPM Mutiara Raya Putra, Jalan Kenari Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu (26/1/2025).

Kegiatan ini juga dirangkai dengan doa bersama untuk keluarga besar IMPM Mutiara Raya.

Ketua IMPM Mutiara Raya, Zulmahdi Hasan mengatakan, Khanduri Teut Apam merupakan upaya merawat khazanah endatu yang perlu dilestarikan para generasi milenial Aceh dan seterusnya. 

Khanduri Apam diperingati setiap bulan Rajab atau dua bulan sebelum masuk Ramadhan.

"Alhamdulillah dalam tiap tahunnya, IMPM Mutiara Raya menggelar Khanduri Teut Apam.

Dan ini sudah kelima kalinya. Selain agenda merawat khazanah endatu.

Agenda rutin lain yang kita lakukan yakni di Ramadhan nanti, safari Ramadhan dan Daurah Islamiyah atau pesantren kilat," katanya.

Zulmahdi mengajak para generasi muda Aceh agar terus menggelar kenduri teut apam dan melestarikannya yang penuh sarat dan makna warisan endatu Aceh.

Di Zaman modern banyak pengaruh atau budaya mulai menjamah di lintas generasi, ada yang berdampak positif ada juga negatif.

Sementara budaya Aceh yang kini kian melebur dengan dampak globalisasi perlu diperkuat dan dilestarikan.

Ia mengapresiasi generasi muda IMPM yang sudah melestarikan warisan endatunya.

"Terima kasih kepada muda-mudi IMPM Mutiara Raya yang telah menjaga warisan Aceh ini.

Budaya kita ini pelajaran penting yang harus dipetik agar membentuk jati diri sebuah peradaban dalam bingkai sekaligus upaya menjaga adat serta kebudayaan untuk dilestarikan," pungkas Zulmahdi.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Dewan Presidium Mutiara Raya, Prof Dr Tgk Hasanudddin Yusuf Adan MCL MA.

Selanjutnya, Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, akademisi, Prof Basri A Bakar Msi, Prof Dr Salman Abdul Muthalib MAg, H Ramli, Wirzaini Usman, Syauqas Rahmatillah, tokoh IMPM Mutiara Raya.

Dan masyarakat IMPM Mutiara Raya baik yang di Banda Aceh maupun dari daerah lain yang ikut berpartisipasi pada kegiatan tersebut.(*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved