Rabu, 29 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Ketahanan Pangan, Aceh Tamiang Target Perluas Tanam Padi Gogo 2.620 Hektare

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menargetkan perluasan areal tanam padi lahan kering atau gogo seluas 2.620 hektare

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
PEMBUKAAN LAHAN - Alat berat milik Socfindo dikerahkan untuk mempercepat pembukaan lahan penanaman padi di lahan kering, Rabu (5/2/2025). Tanam perdana akan dihadiri Plt Dirjen Perkebunan Kementan RI 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menargetkan perluasan areal tanam padi lahan kering atau gogo seluas 2.620 hektare.

Program ini optimis tercapai karena didukung oleh berbagai elemen masyarakat dan kelompok.

Plt Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh Tamiang, Yunus menjelaskan progam tanam padi lahan kering ini bentuk komitmen pemerintah daerah mendukung program ketahanan pangan nasional. 

Jenis padi darat ini dinilai cocok dengan kondisi Aceh Tamiang yang masih didominasi sawah tadah hujan.

“Kami mencoba membantu petani untuk mengembangkan tanaman padi yang sumber airnya sulit,” kata Yunus, Rabu (5/2/2025).

Baca juga: Aceh Alami Pertumbuhan Ekonomi 4,66 Persen Selama Tahun 2024

Yunus menjelaskan program ini akan berkesinambungan dengan menyentuh seluruh daerah. 

Untuk tahun pertama program ini akan dilakukan di lahan seluas 2.620 hektare. Lahan ini merupakan miliki petani yang tergabung dalam kelompok tani dan koperasi.

Dukungan penuh ini diakuinya sangat berguna dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. 

Secara simbolis tanam perdana padi darat ini akan dilakukan di Jamurlabu, Rantau, Aceh Tamiang di lahan seluas 107 hektar. 

“Nanti kita awali di lahan 107 hektare, secara bertahap untuk tahun ini targetnya 2.620 hektare,” sebutnya.

Baca juga: VIDEO Geng Baru Suriah IRFS Berhasil Pukul Mundur Tentara Israel

Persiapan tanam perdana ini pun terus digenjot agar menghasilkan produksi yang baik.

 Yunus memastikan tahapan persiapan sudah mencapai 90 persen karena didukung alat berat milik perusahaan perkebunan kelapa sawit.

“Perkebunan Socfindo membantu alat berat untuk menggarap lahan, ini sangat berguna,” kata Yunus. (mad)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved