Breaking News

Bireuen

Satu Rumah di Jeunieb Terbakar, Pemilik Rumah yang Sedang Stroke Berhasil Dievakuasi

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah bernama Diady (62) yang sedang sakit stroke berhasil dievakuasi oleh anaknya...

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
FOR SERAMBI
TERBAKAR - Satu rumah konstruksi permanen di Dusun Irigasi, Desa Lhok Kulam, Jeunieb, Bireuen, terbakar sekitar pukul 17.15 WIB, Minggu (9/2/2025). Bagian dapur dan peralatan ludes terbakar. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN -  Satu unit konstruksi permanen di Dusun Irigasi, Desa Lhok Kulam, Jeunieb, Bireuen terbakar, Minggu (9/2/2025) sekitar pukul 17.15 WIB. Bagian dapur dan peralatan ludes terbakar.

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah bernama Diady (62) yang sedang sakit stroke berhasil dievakuasi oleh anaknya. 

Informasi diperoleh Serambinews.com, saat kebakaran terjadi di rumah tersebut hanya ada Diady dalam kondisi sakit stroke

Sedangkan istrinya Tihawa Abdul Thaleb tidak di rumah sedang pergi ke kebun berada di Desa Garap, Kecamatan Peulimbang yang berjarak 5 Km. Saat Tihawa meninggalkan rumah pergi ke kebun tidak memasak apapun di dapur. 

Mawardi, anaknya mengatakan, saat itu ia baru masuk dalam rumah untuk mengambil air untuk wudhuk ayahnya yang sedang sakit. Usai mengambil air ia kembali ke kios di depan depan rumah orang tuanya. 

Tiba-tiba, kata Mawardi, seorang anak  kecil Muammar Kadhafi (10) memberitahunya ia melihat asap  di bagian dapur. "Saya langsung kembali ke rumah dan membawa ayah keluar," ujarnya. 

Usai menyelamatkan ayah, Mawardi kembali ke rumah, kobaran api terus membesar di bagian dapur kemudian disiram air. Belasan warga juga berdatangan membantu memadamkan api. 

Beberapa saat kemudian dua unit Damkar dari Pos Pembantu Simpang Mamplam tiba di lokasi memadamkan api. Penanganan kobaran api dilakukan petugas Damkar bersama warga sehingga api tidak sampai menyambar bangunan utama rumah. Akibat kebakaran itu seluruh isi dapur termasuk satu unit mesin pompa air terbakar. 

Keuchik Lhok Kulam,  Sulaiman (54) mengatakan, belum mengetahui pasti penyebab terjadi kebakaran diduga akibat korslet listrik. 

Untuk penanganan tanggap darurat dari Pemerintah Gampong segara menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran

Rumah tersebut ditempati  lima jiwa yaitu Diady (62) bersama istrinya bernama.Tihawa Abdul Thaleb (54), tiga anaknya yaitu  Wahyuddin (29),  Miftahul Jannah (21)  mahasiswa dan Muhammad Aisyarazi (15) masih pelajar. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved