Minggu, 3 Mei 2026

Kesehatan

Dokter Zaidul Akbar Berbagi Tips Konsumsi Makanan Tertentu Agar tak Picu Asam Urat

Ada anggapan bahwa mengonsumsi tahu dan tempe bisa memicu asam urat, benarkah? Terkait hal tersebut, dr Zaidul Akbar memberikan penjelasan. 

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
YouTube dr Zaidul Akbar Official
PENYEBAB ASAM URAT - Ahli kesehatan, dr Zaidul Akbar, mengatakan asam urat tidak hanya dipicu oleh makanan seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Tetapi juga oleh ketidakseimbangan metabolisme tubuh. 

Penyebab utama adalah pola makan yang tidak sehat, termasuk konsumsi makanan yang digoreng dengan minyak yang buruk.

SERAMBINEWS.COM - Ahli kesehatan, dr Zaidul Akbar, mengatakan asam urat tidak hanya dipicu oleh makanan seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan. 

Tetapi juga oleh ketidakseimbangan metabolisme tubuh.

Penyebab utama adalah pola makan yang tidak sehat, termasuk konsumsi makanan yang digoreng dengan minyak yang buruk.

Sebagai solusi, dokter Zaidul Akbar yang juga pakar obat herbal menganjurkan konsumsi tempe mentah atau diolah dengan cara sehat, seperti diblender dengan madu dan jahe.

Kacang-kacangan juga aman dikonsumsi selama tidak berlebihan dan tidak digoreng.

Untuk menjaga kadar asam urat, dianjurkan memperbanyak minum air putih, berpuasa, serta mengonsumsi minuman herbal seperti campuran jahe, kapulaga, serai, dan lengkuas.

Baca juga: Tolong Jangan Asal Beli, dr Zaidul Akbar Tegas Bilang Telur yang Baik Seperti Ini, Kaya Protein

Hal tersebut diungkap dr Zaidul Akbar melalui kanal YouTube miliknya dr Zaidul Akbar Official, dikutip Serabinews.com, beberapa waktu lalu. 

Dalam video tersebut, awalnya ada jemaah bertanya kepada dr Zaidul Akbar mengenai rumor jika penderita asam urat tak boleh makan tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

"Benarkah tempe tahu dan kacang-kacangan tidak boleh dikonsumsi untuk pengidap asam urat?," demikian tanya jamaah tersebut. 

Terkait halitu, dr Zaidul Akbar memberikan jawaban.

Praktisi kesehatan tersebut kemudian menganalogikan dengan konsumsi kunyit yang mengandung kurkuminoid atau kurkumin.

"Misalkan kita bicara kunyit, kunyit itu ada kurkuminoid atau kurkumin disitu tapi bukan hanya kurkumin," kata dr Zaidul Akbar.

Baca juga: Jarang Diketahui, Ini Manfaat Kulit Pisang yang Ada Bintik Hitam, Simak Penjelasan dr Zaidul Akbar

Kemudian, dr Zaidul Akbar mengungkapkan jika asam urat bukan serta merta berasal dari makanan, tapi juga ada di ketidakseimbangan pencernaan seseorang.

"Atau memang ada bahan-bahan tertentu yang menyebabkan orang itu akhirnya tinggi asam uratnya," sambungnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved