Kamis, 9 April 2026

Banda Aceh

Duka Jelang Sehari Puasa, Rumah Warga Seutui Habis Terbakar

Musibah kali ini, tepatnya terjadi Jumat (28/2/2025) tadi sore, sekitar pukul 18.45 WIB, dilaporkan dua rumah warga di Jalan Seulawah Agam...

Penulis: Misran Asri | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
PADAMKAN API - Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh dibantu warga setempat serta petugas dan relawan gabungan lainnya sedang memadamkan api yang menghanguslan rumah warga di Jalan Seulawah Agama, Lorong Tanggul, Dusun Sibayak, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (28/2/2025). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Kebakaran kembali menimpa rumah warga di Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.  Sebelumnya, Kamis (20/2/2025) sebanyak 19 rumah warga di Dusun Labui, Gampong Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, ludes terbakar.

Musibah kali ini, tepatnya terjadi Jumat (28/2/2025) tadi sore, sekitar pukul 18.45 WIB, dilaporkan dua rumah warga di Jalan Seulawah Agam, Lorong Tanggul, Dusun Sibayak, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, ikut diamuk si jago merah.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, pribahasa itu yang mungkin bisa dilukiskan terhadap korban yang tertimpa musibah kebakaran tadi sore. Pasalnya, beberapa jam menjelang tarawih pertama menyambut bulan puasa, rumah Mak Nur Londong habis terbakar beserta seisinya.  Kebakaran itupun tak luput merembes ke rumah warga lainnya yang berada di dekatnya.

Namun, berkat gerak cepat petugas pemadam kebakaran, dibantu warga dan pemuda setempat serta relawan RAPI, ERPA, dan petugas kepolisian dari Polsek Baiturrahman, sehingga api dapat dijinakkan segera.

Begitu juga kehadiran petugas PLN yang langsung memadamkan api, sehingga membantu cepat proses pemadaman api yang masih berkobar besar saat itu.

Namun, lagi-lagi pemandangan yang miris dan hal yang kerap terjadi dan paling disayangkan, yakni banyaknya warga singgah sambil menonton dan berdiri di jalan-jalan, sembari mengeluarkan ponselnya untuk mendokentasikan kejadian, sehingga menghambat proses pemadaman serta gerak cepat mobil pemadam.

Belum lagi akses jalan yang sempit, sehingga memperlambat gerak petugas pemadam.

"Warga harusnya sadar, ada yang sedang musibah. Bagaimana kalau musibah ini menimpa kita, seharusnya rasa empati ini yang kita miliki. Jangan, tahunya enak sendiri," ungkap Syarifuddin, warga Gampong Seutui yang ikut mengatur kelancaran lalu lintas.

Pada proses pemadaman itu, Keuchik Seutui, Ir T Amiruddin, bersama Sekdes, Miswar serta seluruh perangkat gampong dan warga, serta unsur pemuda digerakkan, sehingga proses mensterilisasikan lokasi kebakaran pun bisa cepat diatasi.

Hal itu memberi ruang bagi petugas pemadam cepat dalam melaksanakan tugasnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Hidayat, SSos mengatakan selama ini yang menjadi persoalan petugas pemadam kebakaran untuk cepat menuju ke lokasi, salah satunya banyak warga yang berkerumun, berada di jalan dan menyesaki lokasi. 

Di samping itu ruas jalan yang sempit, sehingga mengurangi gerak cepat petugas cepat sampai ke lokasi, sehingga terkadang harusbmencari jalan alternatif lainnya. 

"Kami harapkan kepada seluruh warga untuk pengertian, beri ruang bagi petugas untuk bergerak cepat ke lokasi, sehingga kerugian yang besar dapat diminimalisir," ujarnya kepada Serambinews.com.

Ia mengatakan pada musibah kebakaran rumah warga di Gampong Seutui itu ada sekitar 8 armada dikerahkan, ukuran besar dan kecil serta mobil penyuplai. Pemadaman juga ikut dibantu oleh satu armada pemadam dari BPBD Aceh Besar. 

"Alhamdulillah, kurang lebih sekitar 25 menit api sudah berhasil dipadamkan, dan dilanjutkan dengan pendinginan," pungkasnya.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved