Selasa, 28 April 2026

Berita Lhokseumawe

11 Meninggal dan 8 Sakit, Ini Jumlah CJH Lhokseumawe yang Gagal Berangkat

Rinciannya, 11 orang karena meninggal dunia, 8 orang karena sakit, 15 orang menunda karena faktor ekonom.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Lhokseumawe, Drs H Tgk Jamaluddin MPd. 

Rinciannya, 11 orang karena meninggal dunia, 8 orang karena sakit, 15 orang menunda karena faktor ekonom.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebanyak 196 Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Lhokseumawe mendapat jatah untuk menunaikan ibadah haji pada tahun ini.

Namun sampai dengan Kamis (6/2/2025) sore, sudah ada 120 CJH yang melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Lhokseumawe, Drs H Tgk Jamaluddin MPd, kembali menjelaskan, jumlah CJH yang mendapatkan porsi berangkat tahun ini ada 196 orang.

Lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 173 orang.

"Dari 196 CJH yang mendapat  porsi tahun ini, dua di antaranya merupakan lansia. Disamping itu juga ada 49 CJH yang masuk dalam list cadangan," ujarnya.

Sedangkan tahapan persiapan keberangkatan, saat ini sudah memasuki jadwal pelunasan Bipih tahap pertama, yakni mulai 14 Februari - 14 Maret 2025.

"Selama 21 hari masa pelunasan Bipih, sudah ada 120 CJH yang melakukan pelunasan," ujarnya.

Untuk besaran sisa Bipih yang harus dibayarkan setiap CHJ pada tahun ini, sekitar 19,6 juta rupiah.

Artinya, lebih kecil dari tahun lalu.

Baca juga: Kemenag Umumkan Nama CJH yang Lunasi Biaya Haji Khusus dan Prosedur Penggantian Jika Tunda Berangkat

Disamping itu, Tgk Jamaluddin juga memastikan, setiap CJH baru bisa melakukan pelunasan Bipih bila sudah memiliki surat lesehatan atau Istithaah Kesehatan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan.

"Sampai saat ini, informasi yang kami terima, baru ada 156 CJH yang sudah memiliki Istithaah Kesehatan. Sisanya masih dalam pemantauan kesehatan oleh Dinas Kesehatan," katanya.

Disinggung berapa CJH yang sudah dipastikan gagal atau menunda keberangkatam tahun ini, Tgk Jamaluddin mengaku ada 35 orang.

Rinciannya, 11 orang karena meninggal dunia, 8 orang karena sakit, 15 orang menunda karena faktor ekonom.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved