Kamis, 28 Mei 2026

Bireuen

Bupati Bireuen H Mukhlis Wacanakan Bentuk Dinas Pendapatan Daerah, Ini Tujuannya

"Apabila PAD tidak bertambah, Bireuen dalam bahaya, maka inisiatif saya PAD harus ditingkatkan tidak ada alasan....

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
FOR SERAMBI
MUSRENBANG - Bupati Bireuen, H Mukhlis ST dalam pertemuan Musrenbang Kecamatan Peusangan, Jangka, Peusangan Siblah Krueng dan Peusangan Selatan di gedung Karang taruna, Peusangan Bireuen. Bupati Bireuen H Mukhlis Wacanakan Bentuk Dinas Pendapatan Daerah, Ini Tujuannya. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Bupati Bireuen H Mukhlis ST mewacanakan dan akan mengusulkan membentuk kembali Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), tujuannya untuk  meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikannya dalam pertemuan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) tingkat Kecamatan Jangka, Peusangan, Peusangan Siblah Krueng dan Peusangan Selatan, di Gedung Karang Taruna, Kecamatan Peusangan, Rabu (12/3/2025).

"Apabila PAD tidak bertambah, Bireuen dalam bahaya, maka inisiatif saya PAD harus ditingkatkan tidak ada alasan. Maka, saya siap untuk melahirkan Dinas Pendapatan Daerah selama ini pendapatan daerah di bawah Badan Pengelolaan Keuangan Daerah," ujar Bupati Bireuen, H Mukhlis.

Apabila telah terbentuk nanti, Dispenda  akan mengelola sendiri berbagai potensi daerah yang dapat memberikan pemasukan bagi PAD. Selama ini kurang maksimal PAD karena BPKD banyak kegiatan
sendiri sehingga banyak potensi Bireuen tidak sanggup dikelola dengan maksimal.  

Ditambahkan, banyak sekali potensi hasil bumi di Bireuen, dan hari ini tidak punya sampai 20 persen hasilnya dinikmati Kabupaten Bireuen, artinya bocor. Hal ini yang perlu dipikirkan dan nantinya bisa menjawab harapan meningkatkan kesejahteraan perangkat gampong (perangkat desa), ujarnya.

"Andaikan ke depan PAD kita bagus yakinlah, keuchik, imum mukim, Tgk imum dan perangkat gampong akan kita perhatikan, karena ini anggaran punya kita sendiri, tapi ini harus didukung karena wilayah kerja di daerah gampong keuchik, jangan pula Keuchik yang menjadi penghalangnya,” ujarnya.

Ditambahkan, selain melahirkan Dispenda, juga akan menyiapkan pos retribusi karena banyak material dibawa ke luar daerah.  “Ini harus difikirkan, lima tahun ke depan. Begitu juga banyak proyek nasional yang masuk ke Kabupaten Bireuen dan memakai material Bireuen tetapi nol persen pajak tidak ada masuk untuk PAD,”
ujarnya.

Apabila berbagai  potensi PAD dapat dikelola dengan baik, ditaksir sekitar Rp 500 miliar setiap tahun bisa masuk untuk PAD, kata Bupati Bireuen yang berlatar belakang pengusaha.

Bupati Bireuen di hadapan pejabat jajaran Pemkab Bireuen dan peserta Musrenbang mengatakan bahwa
sekarang ini Pemkab Bireuen terus berharap anggaran ke Pemerintah Pusat.

Kegiatan Musrenbang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bireuen serta berbagai unsur Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Bireuen, Muspika,  anggota DPRK Dapil II, empat, ratusan keuchik, imum mukim, serta tokoh masyarakat lainnya.

Para peserta yang hadir menyambut baik gagasan Mukhlis, karena diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam sistem keuangan daerah. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved