Berita Banda Aceh

Rektor UIN Ar-Raniry Hadiri Diskusi Bersama Presiden Prabowo di Istana

Dalam pertemuan tersebut, Mujiburrahman menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman saat berada di Kemensesneg RI, Jakarta, Kamis (13/3/2025), sesaat sudah bertemu Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Jakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, Mujiburrahman menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah.

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengundang ratusan rektor perguruan tinggi negeri dan swasta ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Pertemuan ini menjadi ajang diskusi dan pertukaran pandangan terkait kebijakan pemerintah di sektor pendidikan tinggi.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman hadir dalam pertemuan itu.

Ia didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof Dr Yasir Yusuf serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Prof Dr Mursyid Djawas.

Prabowo menyatakan, bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai kebijakan yang telah dan akan dijalankan pemerintah.

“Saya mengundang saudara-saudara sekalian untuk berdiskusi dan memahami langkah-langkah yang sedang dan akan kami tempuh dalam pembangunan nasional,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Selain membahas kebijakan pendidikan, diskusi juga menyoroti dinamika global yang berdampak pada Indonesia.

Prabowo menegaskan pentingnya pemahaman bersama terhadap perubahan global guna merumuskan strategi yang tepat.

“Kondisi dunia saat ini begitu dinamis. Apa yang terjadi di luar negeri akan mempengaruhi kita. Karena itu, kita harus siap dan memahami tantangan ke depan,” ujar Prabowo.

Baca juga: Rauzatul Jannah Terpilih Jadi Pemimpin Umum UKPM Sumberpost UIN Ar-Raniry Banda Aceh 2025-2026

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyebutkan bahwa pertemuan ini dihadiri 184 rektor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Sebanyak 124 di antaranya berasal dari perguruan tinggi negeri, sementara 40 lainnya dari perguruan tinggi swasta.

Selain itu, turut hadir 18 perwakilan perguruan tinggi keagamaan dan 17 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) dari seluruh Indonesia.

Brian menegaskan bahwa pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan perguruan tinggi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved