Minggu, 3 Mei 2026

Berita Banda Aceh

SSI Dorong PEMA Kembangkan Usaha Padat Karya untuk Buka Lapangan Kerja 

"Sejauh ini lini bisnis PT PEMA banyak bergerak di sektor usaha padat modal. PT PEMA sebaiknya perlu mempertimbangkan untuk mengembangkan lini...

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS
Analis politik Saman Strategic Institute, Jabal Ali Husin Sab. 

"Sejauh ini lini bisnis PT PEMA banyak bergerak di sektor usaha padat modal. PT PEMA sebaiknya perlu mempertimbangkan untuk mengembangkan lini usaha padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja," kata Jabal kepada Serambinews.com, Senin (17/3/2025).

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Analis Kebijakan Publik Saman Strategic Institute (SSI) Jabal Ali Husin Sab menilai sudah saatnya PT PEMA mengembangkan lini usaha padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

"Sejauh ini lini bisnis PT PEMA banyak bergerak di sektor usaha padat modal. PT PEMA sebaiknya perlu mempertimbangkan untuk mengembangkan lini usaha padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja," kata Jabal kepada Serambinews.com, Senin (17/3/2025).

Selama ini, PT PEMA telah melahirkan anak perusahaan, salah satunya PT Patriot Nusantara Aceh, anak usaha patungan antara PT PEMA dengan PT PIM, PT Pertamina, dan PT Pelindo yang mengelola KEK Arun Lhokseumawe. 

Jabal menilai bahwa sudah saatnya PT PEMA berinvestasi di sektor usaha padat karya, yang jadi tujuannya bukan hanya menyumbang pemasukan kas daerah sebanyak-banyaknya, tapi juga dapat menyerap banyak tenaga kerja. 

Seperti bidang agrobisnis dan agroindustri, dapat menyerap tenaga kerja baru, melalui rantai supply chain dari hulu ke hilir, sehingga juga memungkinkan PT PEMA untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan usaha kecil dan menengah.

Dengan demikian, penciptaan lapangan kerja baru yang jadi salah satu masalah di Aceh dapat terealisasi.

Baca juga: PEMA Perkenalkan Dirut Baru

"Sektor usaha padat karya yang dimaksud bukan berarti PT PEMA atau anak perusahaannya merekrut banyak karyawan baru, tetapi bagaimana lini bisnis di sektor tertentu ini mampu menstimulasi penyerapan tenaga kerja melalui kolaborasi dengan usaha kecil dan menengah, atau dengan kelompok tani di sektor agrobisnis misalnya," ujar Jabal.

Jabal mencontohkan investasi Apple di Vietnam yang mampu menghidupkan banyak unit usaha kecil dan menengah baru, yang menyuplai kebutuhan komponen bagi pabrik Apple. 

"Investasi Apple di Vietnam contohnya, mampu menghidupkan banyak unit usaha kecil dan menengah baru, yang menyuplai kebutuhan komponen bagi pabrik Apple. Jadi beroperasinya pabrik Apple di Vietnam selain memberi kontribusi pajak, juga menstimulus kegiatan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru," terang Jabal.

Jabal juga menyatakan bahwa keseriusan manajemen PT PEMA yang baru, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, akan mampu memberikan kontribusi positif ke depan.

"Melalui kerja keras, kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, saya optimis PT PEMA akan mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Aceh," pungkas Jabal.(*)

Baca juga: Dirut PEMA, Mawardi Nur Mendaftar sebagai Calon Ketum HIPMI Aceh

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved