Berita Banda Aceh
Sirene ‘Meraung’ di Sejumlah titik
“Kesiapsiagaan bukan lagi pilihan melainkan kebutuhan." ILLIZA SA’ADUDDIN DJAMAL, Wali Kota Banda Aceh
Ringkasan Berita:
- Sirene tanda peringatan bahaya bencana ‘meraung’ keras dari sejumlah titik di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, tepat pukul 10.00 WIB, Minggu (26/4/2026)
- Bunyi peringatan bahaya tersebut sengaja diaktifkan sebagai tanda peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026
- BNPB) menanam sebanyak 2.257 aneka bibit pohon dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026
“Kesiapsiagaan bukan lagi pilihan melainkan kebutuhan." ILLIZA SA’ADUDDIN DJAMAL, Wali Kota Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sirene tanda peringatan bahaya bencana ‘meraung’ keras dari sejumlah titik di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, tepat pukul 10.00 WIB, Minggu (26/4/2026).
Bunyi peringatan bahaya tersebut sengaja diaktifkan sebagai tanda peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang dipusatkan di Kota Banda Aceh.
Kegiatan tahunan yang mengusung tema “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana” itu digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana yang bisa datang kapan saja.
Pantauan Serambi di sejumlah titik, saat sirene tanda bahaya berbunyi, masyarakat di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar tidak ada yang panik, mereka tetap beraktivitas seperti biasa.
Hal itu karena dua hari sebelumnya, BPBD Kota Banda Aceh sudah menginformasikan bahwa akan dibunyikan sirene bencana sebagai tanda peringatan HKB 2026.
Khusus di Kota Banda Aceh, acar puncak HKB 2026 diwarnai dengan sejumlah kegiatan, salah satunya latihan mitigasi bencana dan simulasi evakuasi yang dilakukan di dua titik, yaitu di kawasan Kecamatan Baiturrahman dan area car free day (CFD) Kota Banda Aceh.
Selain raungan sirene, peringatan HKB 2026 juga diwarnai pemukulan rapai serentak yang dilakukan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto didampingi Sekretaris Utama dan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal didampingi Sekretaris Daerah. Kegiatan itu berlangsung di Pendopo Wali Kota.
Kegiatan HKB 2026 juga berlangsung secara virtual dan interaktif, diikuti 34 provinsi, 214 kabupaten/kota, 574 kecamatan dan 1.090 kelurahan.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada BNPB atas kepercayaan untuk menjadi tuan rumah acara ini. Dan sekaligus meresmikan EWS sebagai alat untuk mendeteksi potensi bencana seperti banjir dan tsunami.
"Terima kasih juga atas bantuan lima titik Early Warning System (EWS). Terima kasih untuk BNPB yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Semoga dengan dukungan ini kami menjadi tempat pembelajaran dan menjadi kota tangguh terhadap bencana," ungkapnya.
"Tema ini bukan hanya slogan, merupakan ajakan untuk setiap hari siap, siap memahami risiko, jalur evakuasi dan siap menyelamatkan diri dan keluarga. Karena kesiapsiagaan bukan lagi pilihan melainkan kebutuhan," kata Illiza.
Sementara itu, Kepala BNPB, Suharyanto, berpesan bahwa agar EWS yang sudah ada nantinya berfungsi dengan baik dan diharapkan masyarakat sadar dan peduli akan peringatan tersebut.
"Pemberian EWS kepada Pemerintah Kota Banda Aceh sudah direncanakan sebelum terjadinya bencana. Kita tidak terlepas dari bencana, namun bisa memitigasinya karena pentingnya keselamatan masyarakat bergantung seberapa siap kita bertindak sebelum bencana datang," tutupnya.
Acara puncak peringatan HKB 2026 juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada 10 anak yatim, penandatanganan prasasti peresmian EWS dan pemberian satu paket peralatan EWS banjir, satu unit mobil rescue Isuzu d-max, tiga unti sepeda motor trail dan satu unit perahu katamaran berserta mesin.(ra)
BNPB Tanam 2.257 Bibit Pohon
peringatan bahaya bencana
bahaya bencana
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal
peringatan HKB 2026
Sirene Meraung
bunyi sirene
Sirene Berbunyi
sirene darurat
Serambinews.com
Serambinews
Serambi Indonesia
BPBD Kota Banda Aceh
| Eksistensi Lembaga Wali Nanggroe sebagai Penjaga Perdamaian Aceh |
|
|---|
| Banda Aceh Jadi Pusat Peringatan HKB 2026, BNPB Resmikan EWS dan Bunyikan Sirene |
|
|---|
| Raih 157 Suara, dr Hendra Kurniawan Terpilih Jadi Ketua IDI Banda Aceh |
|
|---|
| ASDP Kaji Pelayaran Jakarta–Banda Aceh, Pengusaha Optimis Biaya Logistik Lebih Murah |
|
|---|
| Sirene Peringatan Bencana Menggema di Banda Aceh, Ini Penyebabnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sirene-peringatan-bencana-di-banda-aceh-berbunyi_2026.jpg)