Kupi Beungoh
Peringatan Halal Bihalal Dapat Melatih Kepemimpinan dan Motivasi Generasi Muda
peringatan Halal Bihalal cukup strategis dalam rangka melatih kepemimpinan dan memotivasi generasi muda Aceh untuk melanjutkan pendidikan.
*) Oleh: Suandi
DI ERA revolusi industri 4.0 sekarang ini, peringatan Halal Bihalal cukup strategis dalam rangka melatih kepemimpinan dan memotivasi generasi muda Aceh untuk melanjutkan pendidikan.
Melatih kepemimpinan sebagai upaya mempersiapkan generasi muda yang tangguh untuk sebagai calon pememimpin di masa mendatang.
Memotivasi semangat generasi muda sebagai wujud mengembangkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan bagi generasi muda hari ini dan masa mendatang.
Selama ini, masyarakat kecamatan samatiga kabupaten Aceh Barat sudah mengagendakan secara rutin Peringatan Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh panitia pelaksana, terdiri dari mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah seperti di Banda Aceh, Medan, dan tempat lainnya, serta mahasiswa yang sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi yang ada di Aceh Barat.
Peringatan Halal Bi Halal masyarakat samatiga selalu dilaksanakan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Pelajar Mahasiswa Samatiga (IPMS) ke-65 yang direncanakan tahun ini dilaksanakan di Gampong Cot Amuen, kecamatan samatiga kabupaten Aceh Barat.
Agenda kegiatan yang direncanakan disamping mendapatkan bimbingan dan arahan dari Bapak bupati Aceh Barat terkait isu-isu pendidikan, juga adanya penyampaian berupa petuah-petuah dari tokoh masyarakat samatiga tentang pembangunan fisik dan mental serta pendidikan generasi muda samatiga hari ini dan masa mendatang.
Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pesijuk para sarjana yang sudah menyelesaikan kuliah pada jenjang pendidikan strata S1, S2, dan S3 serta guru besar yang telah meraih gelar akademik professor dari berbagai disiplin ilmu di universitas ternama, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Mahasiswa yang diundang adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan kuliah dari jenjang pendidikan strata S1, S2, dan S3 serta guru besar tersebut semuanya dipesijuk satu persatu sebagai wujud kepedulian masyarakat samatiga dan memotivasi semangat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang pendidikan stata S. 3 dan meraih gelar guru besar jenjang akademik professor.
Kemudian sebagai wujud kebersamaan setiap tahun dalam acara tersebut, panitia pelaksana memotong/menyembilih 1 (satu) atau 2 (dua) ekor kerbau untuk menjamu mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur gampung, muspika kecamatan samatiga dan muspida kabupaten Aceh Barat.
Tamu yang diundang lebih kurang 1.500 orang dari berbagai gampong yang ada di samatiga dan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di Meulaboh, Banda Aceh dan di tempat-tempat yang dianggap tokoh kecamatan samatiga.
Sejarah Ikatan Pelajar Masyarakat Samatiga (IPMS)
IPMS telah terbentuk semenjak 65 tahun yang silam oleh para pendahulu samatiga lewat suatu musyawarah para pengambil kebijakan ketika itu meskipun pertama sekali organisasi tersebut dinamakan dengan BON ketika samatiga masih terdiri dari dari 76 gampong sebelum terjadi proses pemekaran baik Arongan lambalek maupun Bubon.
Namun setelah terjadi proses pemekaran dan menyahuti otonomi daerah samatiga saat ini hanya terdapat 32 gampong, namun semangat menyukseskan perhelatan HUT IPMS dan Halal Bi Halal masyarakat samatiga masih membara dan bergelora dalam jiwa generasi penerus sampai dengan saat ini.
Meskipun sempat "mati suri" pelaksanaan kegiatan tersebut hampir sebelas tahun lamanya akibat berbagai macam faktor yang melatar belakangi seperti konflik, gempa dan tsunami dan faktor lainya.
| Perang dan Damai - Bagian 9, Perjalanan Ke Manado Kota Toleransi |
|
|---|
| Prabowo, Doli, dan Mualem di Balik Perpanjangan Otsus Aceh |
|
|---|
| Sosok Ismail Rasyid, Pengusaha Asal Aceh yang Menembus Batas-batas Kemungkinan |
|
|---|
| Traffic Light dan Karakter Kita: Renungan Umur Manusia |
|
|---|
| Peusijuk: Dari Warisan Budaya ke Katalisator Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Suandi-pengurus-Meunasah-Al-bayan-Ujongkalak-dan-Tokoh-Masyarakat-Aceh-Barat.jpg)