Berita Pidie
Putra Gaza Palestina Isi Ceramah Subuh di Masjid At-Taqwa Sigli Pidie Sekaligus Galang Dana
Ia menceritakan penderitaan ribuan warga sipil di Gaza, Palestina atas kebiasaan Zionis Israel yang membombardir pemukiman penduduk atas alasan menyer
Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
Ia menceritakan penderitaan ribuan warga sipil di Gaza, Palestina atas kebiasaan Zionis Israel yang membombardir pemukiman penduduk atas alasan menyerang kelompok Hamas.
Laporan Idris Ismail I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Putra kelahiran Gaza, Palestina, Syaikh Bayan Abu Ali B Ais, mengisi ceramah Subuh Masjid At-Taqwa Sigli, Pidie, Rabu (26/3/2025) sekaligus menggalang dana untuk umat Muslim di sana.
Ceramahnya dalam bahasa Arab itu diterjemahkan penerjemah Ustaz Musa asal Gampong Blang Malu, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie.
Ia menceritakan penderitaan ribuan warga sipil di Gaza, Palestina atas kebiasaan Zionis Israel yang membombardir pemukiman penduduk atas alasan menyerang kelompok Hamas.
"Sudah 70 tahun hingga kini, penjajahan dan pembunuhan oleh Zionis Israel terus dilakukan di Palestina," katanya.
Bahkan, kata penceramah muda ini, zionis Israel juga melanggar perjanjian damai.
Bagaimana tidak, di masa damai ini pula, mereka kemabli membantai 500 warga Palestina.
Baca juga: Update Donasi untuk Palestina, Berikut Daftar Penyumbang Sementara, Rabu 26 Maret 2025
Menurutnya, Zionis Israel, menargetkan pemusnahan seluruh pemukiman, rumah sakit dan akses publik warga Gaza serta pusat kota lainnya.
"Palestina memang menjadi target dihancurkan oleh manusia berhati kerdil Zionis Israel bersama sekutunya, bahkan yang kini mengungsi di tenda-tenda pengungsian.
Keluarga kami di Gaza dihancurkan. Di sisi lain, kaum muslimin secara keseluruhan juga dalam kondisi tidak baik-baik saja," ujarnya.
Bahkan lebih dari itu, kata penceramah ini, Masjidil Al-Aqsa, yang menjadi kiblat pertama umat muslim dan masjid diberangkatkan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa hingga Siratul Muntaha untuk mengambil perintah shalat dari Allah SWT ingin dikuasai Israel.
Namun, hingga kini, katanya masjid yang dilipatgandakan pahala beribadah di dalamnya bagi umat Muslim setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Madinah itu hingga kini masih dilindungi Allah SWT.
Oleh karena itu, hingga kini, kata Syaikh Bayan Abu Ali, bantuan umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang mayoritas umat Muslim masih mereka butuhkan.
Baca juga: Tentara Kriminal Israel Culik 15 Personel Ambulans dan Pertahanan Sipil Palestina
Salah satunya dalam bentuk dana dan ini menjadi bukti iman yang teguh terhadap Ummatun Wahidah, sehingga hal ini tak pernah dilupakan warga Gaza terhadap Indonesia. (*)
Cegah Inflasi, Pemkab Gelar Operasi Pangan Murah di Peukan Baro, Rp 95.000/Paket |
![]() |
---|
Jaksa Periksa Puluhan Kepala Sekolah di Pidie |
![]() |
---|
Kasus ASN di Pidie Diduga Predator Anak di Bawah Umur, Polisi Periksa Lima Saksi |
![]() |
---|
Ketika Kapolres Pidie dan Istri Masak Kuliner Mi Suree di Ujong Pie Laweung |
![]() |
---|
Polisi Usut Dugaan Korupsi Dana Eks PNPM di Pidie Rp2,4 Miliar, Dikelola Sejak 2015 Hingga 2020 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.