Senin, 20 April 2026

Idulfitri

Ini Hukum Perempuan Melakukan Ziarah Kubur Jelang Hari Raya Idul Fitri

Hal ini menjadi momen ini dilakukan sebagai ummat islam untuk mendoakan keluarganya yang telah meninggal dunia.

Editor: Nur Nihayati
SERAMBI/INDRA WIJAYA
Warga menaburkan bunga dan membaca surah Yasin saat berziarah di kuburan massal Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Kamis (26/12/2024). 

Hal ini menjadi momen ini dilakukan sebagai ummat islam untuk mendoakan keluarganya yang telah meninggal dunia.
 
SERAMBINEWS.COM - Hari Raya Idul Fitri 1446 H akan segera tiba.

Untuk mendoakan sanak keluarga yang telah tiada selain mengirim doa juga melakukan ziarah kubur.

Hal ini menjadi momen ini dilakukan sebagai ummat islam untuk mendoakan keluarganya yang telah meninggal dunia. Sebagai pelepas rindu bagi mereka yang tiada.

"Semula wanita dilarang ziarah kubur, namun Aisyah R.A melakukan ziarah kubur. Jadi wanita boleh ziarah kubur namun harus ada adab, jika tempatnya dekat, aman tidak disitu," paparnya.

Ada adab-adab yang perlu dilakukan saat ziarah kubur, antara lain, saat mengucapkan salam, peziarah dianjurkan menghadap wajah yang didoakan. Saat berdoa, peziarah menghadap ke arah kiblat.

Pada waktu masuk pintu gerbang pemakaman, hendaknya mengucap salam. Bacaan salam bisa seperti yang diajarkan Rasulullah, yakni:

 
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Assalamu'alaikum ahlad-diyaar minal mu'miniina wal muslimiin. Yarhamulloohul mustaqdimiina minnaa wal musta'khiriin. Wa inna insyaa alloohu bikum la-laahiquun. Wa as alullooha lanaa walakumul 'aafiyah.

Artinya: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian."

"Tapi kalau tempatnya berdesakan menghadap ke mana saja Allah maha tahu sebab kiblatnya doa adalah atas," kata Buya Yahya.

Jika kondisi atau tempat makam ziarah kubur tak memungkinkan untuk melakukan dua adab di atas, doa boleh dilakukan di mana saja. (*)


Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul HUKUM Perempuan Melakukan Ziarah Kubur Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, 

Berita terkait lainnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved