Selasa, 7 April 2026

Sabang

Jelang Lebaran, Penjual Bunga Tabur di Sabang Raup Berkah dari Peziarah

"Bunga ini untuk berziarah ke kuburan, kita jualnya hanya di waktu meugang sebelum Ramadhan, meugang menjelang Idul Fitri, maupun...

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/Aulia Prasetya
LAYANI PEMBELI - Rukiah saat sedang melayani pembeli bunga di kawasan pasar tradisional Sabang, Bunga tabur yang dijajakan biasanya digunakan masyarakat untuk berziarah ke makam keluarga, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan. Meski sederhana, usahanya menjadi bagian penting dari tradisi dan budaya lokal. 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Tradisi takziah ke kuburan saat menjelang lebaran membawa berkah bagi para penjual bunga tabur di Kota Sabang. Salah satunya adalah Rukiah, pedagang bunga tabur atau yang dikenal sebagai "Bungong Jerat" di Aceh, yang dagangannya laris manis diburu peziarah.

"Bunga ini untuk berziarah ke kuburan, kita jualnya hanya di waktu meugang sebelum Ramadhan, meugang menjelang Idul Fitri, maupun Lebaran Haji," ungkap Rukiah saat ditemui di tempat ia berjualan, Minggu (30/3/2025).

Bunga tabur yang dijual Rukiah dibanderol seharga Rp 5.000 per plastik. Dalam satu kantong plastik, terdapat berbagai jenis bunga, seperti bunga kamboja, bunga selangga, bunga kertas, daun pandan, potongan jeruk perut, serta beberapa jenis bunga lainnya yang mudah ditemukan.

Menurutnya, sebagian besar bunga yang dijual berasal dari sekitar rumahnya. Ia mengaku, dalam musim ziarah ini, ia bisa menjual 50 hingga 100 kantong plastik bunga tabur per hari.

Selain digunakan untuk berziarah ke makam, bunga tabur ini juga dibeli oleh sebagian masyarakat untuk keperluan mandi kembang.

"Ada juga yang membeli bunga ini untuk mandi kembang," tambahnya.

Dengan tingginya permintaan bunga tabur saat meugang, Rukiah dan para pedagang lainnya merasakan dampak ekonomi positif dari tradisi yang masih terus lestari di tengah masyarakat Sabang.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved