Minggu, 19 April 2026

Video

VIDEO Pengamat Militer Puji Strategi Al Qassam 'Sikat' Tentara Israel

Hamas enggan terlibat dalam pertempuran melawan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) secara berhadap-hadapan

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Seorang pengamat militer Israel mengatakan Hamas berhasil mengubah kelemahannya menjadi keunggulannya.

Avi Ashkenazi, nama pengamat itu, mengatakan Hamas kini lebih memilih untuk menyimpan sisa-sisa kekuatan militernya.

Hamas enggan terlibat dalam pertempuran melawan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) secara berhadap-hadapan. Kelompok itu memilih untuk melarikan diri lewat terowongan ungkap Maariv pada Minggu, (20/4/2025).

Dia mengatakan sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, sudah menerapkan strategi gerilya sebagai bagian dari strategi baru dalam perang di Gaza.

Baca juga: Ini Taktik Baru Hamas Hadapi Israel di Gaza, Intensifkan Perang Gerilya hingga Produksi Bom Baru 

Ashkenazi menyinggung laporan media Arab Saudi yang menyebutkan Hamas sedang sibuk merekrut 30.000 pejuang baru.

Pada saat yang bersamaan, Hamas menggali terowongan dan membuat jebakan untuk IDF. Di samping itu, para pejuangnya memantau aktivitas IDF, melepaskan tembakan, dan menunggu peluang.

Menurut dia, peristiwa serangan Hamas pada hari Sabtu kemarin menunjukkan strategi Hamas. Serangan itu dilakukan oleh para pejuang Hamas yang berada di dalam terowongan.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat Militer Israel: Hamas Sukses Ubah Kelemahannya Jadi Keunggulan Taktis, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved