Rabu, 13 Mei 2026

Berita Internasional

Pertemuan Singkat Donald Trump dan Volodymyr Zelensky di Pemakaman Paus Fransiskus Ada Apa?

Meskipun demikian, detil lebih lanjut mengenai isi pertemuan ini masih dirahasiakan.

Tayang:
Penulis: Gina Zahrina | Editor: Muhammad Hadi
THE WHITE HOUSE
ZELENSKY DAN TRUMP - Ilustrasi Foto ini diambil pada Selasa (18/2/2025) dari publikasi resmi The White House, memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) berjabat tangan dalam pertemuan di New York pada (25/9/2019). Pada (26/4/2025) Trump dan Zelensky kembali bertemu secara singkat di pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan setelah beberapa bulan ketegangan diplomatik. 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, bertemu secara singkat di Vatikan setelah beberapa bulan ketegangan diplomatik, Sabtu (26/4/2025).

Momen penting ini terjadi di sela-sela pemakaman Paus Fransiskus di Lapangan Santo Petrus, yang dihadiri oleh banyak pemimpin dunia dan memberikan konteks politik yang mendalam bagi pertemuan kedua pemimpin tersebut.

Mengutip dari halaman Kompas, awalnya, Zelensky sempat meragukan kemampuannya untuk hadir di pemakaman tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya harus menghadiri rapat militer penting di Ukraina setelah serangan besar-besaran Rusia ke ibu kota, Kyiv.

Namun, dalam langkah yang mengejutkan banyak pihak, Zelensky memutuskan untuk berangkat ke Vatikan, meskipun ia menghadapi ancaman dari pertempuran yang semakin memanas.

Pertemuan antara Trump dan Zelensky berlangsung secara singkat sekitar 15 menit tetapi sarat makna.

Baca juga: Donald Trump Isyaratkan Meredanya Perang Dagang AS-Cina, Nasib TikTok Masih Jadi Pembahasan

Berdasarkan keterangan dari juru bicara Kepresidenan Ukraina, Sergiy Nykyforov, diskusi tersebut diwarnai dengan pembicaraan yang dianggap "konstruktif."

Nykyforov menyatakan kepada wartawan yang dikutip dari kantor berita AFP melalui Kompas, kedua pemimpin sepakat untuk melanjutkan dialog mereka, dengan tim mereka bekerja untuk mengatur pertemuan lebih lanjut.

Meskipun demikian, detil lebih lanjut mengenai isi pertemuan ini masih dirahasiakan.

Fokus pada Perdamaian dengan Rusia

Menurut keterangan para ajudan, salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah upaya untuk mencari jalandamai antara Ukraina dan Rusia.

Isu ini semakin penting mengingat ketegangan yang pernah terjadi antara Trump dan Zelensky, yang dimulai setelah Trump dan Wakil Presiden JD Vance mengkritik Ukraina karena dianggap tidak cukup berterima kasih atas bantuan militer yang diberikan Amerika Serikat.

Dalam pertemuan singkat itu, Trump kembali menekankan pentingnya bagi Ukraina untuk mempertimbangkan opsi perdamaian dengan Rusia.

Dan suatu pandangan yang bisa dianggap kontroversial, mengingat posisi Ukraina yang menuntut solidaritas internasional untuk melawan agresi Rusia.

Baca juga: Donald Trump Meyerah pada China, AS Bebaskan Ponsel dan Komputer dari Tiongkok dari Tarif 125 Persen

Momen Mengundang Perhatian Dunia

Selama misa pemakaman Paus Fransiskus, yang dipimpin oleh Paus Emeritus Benediktus XVI, Trump dan Zelensky duduk di barisan depan, tetapi keduanya dipisahkan oleh hampir selusin pemimpin dunia lainnya.

Meskipun keduanya tidak berinteraksi secara langsung di depan publik, ada beberapa momen di mana Zelensky terlihat melirik ke arah Trump.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved