Berita Nagan Raya
Wabup Nagan Raya Tinjau SD Terbengkalai di Lokasi Transmigrasi, Minta Dinas Terkait Aceh Tinjau
Langkah tersebut guna melihat langsung kondisi gedung sekolah di Nagan Raya itu yang terbengkalai setelah dikerjakan pada tahun 2018-2019 silam.
Penulis: Rizwan | Editor: Mursal Ismail
Langkah tersebut guna melihat langsung kondisi gedung sekolah di Nagan Raya itu yang terbengkalai setelah dikerjakan pada tahun 2018-2019 silam.
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Wakil Bupati atau Wabup Nagan Raya, Raja Sayang, meninjau gedung SD di lokasi transmigrasi, Gampong Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur, Sabtu (26/4/2025).
Langkah tersebut guna melihat langsung kondisi gedung sekolah di Nagan Raya itu yang terbengkalai setelah dikerjakan pada tahun 2018-2019 silam.
Raja Sayang mengatakan dengan kondisi gedung sekolah yang belum rampung dikerjakan telah menyebabkan anak anak di wilayah itu, nyaris putus sekolah.
"Pasalnya gedung sekolah yang digunakan oleh anak anak saat ini, sangat tidak layak untuk proses belajar mengajar," ujar Wabup.
Selain lingkungan sekolah masih hutan, juga ruang sekolah belum tuntas dikerjakan oleh kontraktor.
Wabup Raja Sayang merasa kasihan melihat kondisi anak anak Gampong Alue Waki dan Alue Merdu menimba ilmu di sekolah itu, karena kondisi sekolah itu tidak layak untuk proses belajar mengajar.
Baca juga: Turun Dalam Sepekan, Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini per Mayam, Minggu 27 April 2025
Menurut Raja Sayang, kawasan transmigrasi di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya itu, masih berada di bawah naungan Pemprov Aceh.
"Maka sudah sepantasnya, bangunan gedung sekolah yang dibangun menggunakan dana tahun anggaran 2018 dan 2019 yang terbengkalai itu, harus dilakukan peninjauan kembali oleh Dinas terkait Provinsi Aceh," ujarnya.
Hal itu, kata Wabup, guna untuk melihat secara langsung gedung sekolah yang memprihatinkan tersebut.
Untuk menghindari kerusakan gedung sekolah itu lebih parah lagi, Wabup Nagan Raya meminta kepada Gubernur Aceh, untuk memerintahkan Dinas terkait, supaya meninjau kembali pembangunan sekolah yang dibangun di transmigrasi tersebut, dan telah menyebabkan terbengkalai sejak 2018.
Raja Sayang mengungkapkan, bangunan sekolah yang tidak rampung dikerjakan itu, agar dapat direhab dan dikerjakan kembali, supaya gedung sekolah itu dapat difungsikan dan dimanfaatkan oleh anak anak di wilayah tersebut.
"Kita berharap agar Pemerintah Aceh dapat mengambil tindakan serta perhatian khusus untuk mereka yang masih di bawah Dinas Transmigrasi Provinsi Aceh itu," pungkasnya. (*)
Baca juga: Awas! Akun FB Palsu Catut Nama Ketua PKK Aceh, Ditawarkan Bantuan Rumah Duafa
| Warga Diminta Waspada Hujan Petir, Cuaca Ekstrem Masih Landa Barsela |
|
|---|
| Polres Nagan Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Kebun Sawit, Peragakan 18 Adegan |
|
|---|
| Warga Nagan Meninggal Disambar Petir |
|
|---|
| Harga Sawit Melambung, Di Nagan Raya Tembus Rp 3.010 per Kg |
|
|---|
| Polres Nagan Raya Gencarkan Sosialisasi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/SD-transmigrasi-terbengkalai1.jpg)