Selasa, 28 April 2026

Video

VIDEO Puluhan Imigran Afrika Jadi Korban Serangan Amerika di Yaman

Al Masirah melaporkan bahwa 47 migran lainnya terluka, sebagian besar dalam kondisi kritis

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Dikabarkan ada 68 migran Afrika tewas dalam serangan udara Amerika di sebuah pusat penahanan di Yaman barat laut yang dikuasai Houthi, Senin (28/04/2025). 

Al Masirah melaporkan bahwa 47 migran lainnya terluka, sebagian besar dalam kondisi kritis, ketika pusat di provinsi Saada dibom, hingga saat ini belum ada komentar langsung dari militer Amerika terkait serangan itu.

Namun, serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah Komando Pusat Amerika mengumumkan bahwa pasukannya telah menyerang lebih dari 800 target sejak Presiden Donald Trump memerintahkan intensifikasi serangan udara terhadap Houthi pada tanggal 15 Maret lalu.

Dikatakan bahwa serangan itu telah "membunuh ratusan pejuang Houthi dan sejumlah pemimpin Houthi", termasuk pejabat senior yang mengawasi program rudal dan pesawat tak berawak.

Baca juga: VIDEO - Jenderal AS Sidak Langsung Jet Tempur di Kapal Induk Serang Houthi Yaman

Pihak berwenang yang dipimpin Houthi mengatakan serangan itu telah menewaskan puluhan warga sipil, tetapi mereka melaporkan sedikit korban di antara anggota kelompok mereka.

Untuk diketahui, meskipun krisis kemanusiaan di Yaman disebabkan oleh konflik selama 11 tahun lebih, para migran terus berdatangan ke negara itu dengan perahu dari Tanduk Afrika, sebagian besar dari mereka bermaksud menyeberang ke negara tetangga Arab Saudi untuk mencari pekerjaan.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 68 Orang Migran asal Afrika Tewas dalam Serangan Udara AS di Yaman, 47 Lainnya Terluka, Kata Houthi, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved