Dibuka Hingga 9 Mei 2025, Ini Syarat Daftar Beasiswa Al Azhar Kairo Mesir 2025 Dari Kemenag
Peserta yang telah mendaftar nantinya akan mengikuti proses seleksi secara nasional oleh Konsorsium Pusat Bahasa (KPB) PTKIN yang tersebar di 15 pergu
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Kementerian Agama Reprublik Indonesia (Kemenag RI) saat ini sedang membuka pendaftaran seleksi studi ke Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir tahun akademik 2025.
Seleksi ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa Indonesia lulusan Madrasah Aliyah, Pendidikan Diniyah Formal Ulya, dan satuan pendidikan muadalah yang memenuhi kriteria.
Pendaftaran beasiswa Universitas Al Azhar Kairo ini dibuka mulai Kamis (1/5/2025) hingga Jumat (9/5/2025).
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno menjelaskan, program ini bukan hanya soal beasiswa atau pengiriman pelajar semata.
Tetapi merupakan ikhtiar strategis dalam menyiapkan generasi ulama intelektual yang berwawasan global dan mampu menjawab tantangan zaman.
"Universitas Al-Azhar adalah simbol otoritas keilmuan Islam dunia. Dengan mengirim putra-putri terbaik bangsa ke sana. Kita sedang menanam benih pemimpin masa depan yang mampu menjadi rujukan dalam menjembatani tradisi Islam klasik dengan dinamika peradaban modern," terang Suyitno di Jakarta, Rabu (30/4/2025) dikutip dari laman Kemenag, Jumat (2/5/2025).
Baca juga: Syarat Pendaftaran Seleksi Mahasiswa ke Universitas Al Azhar Mesir 2025, Batas Daftar 9 Mei 2025
Proses seleksi beasiswa Al Azhar 2025
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron mengatakan, proses seleksi akan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.
Ia menegaskan bahwa para peserta akan diseleksi secara ketat oleh lembaga yang memiliki kredibilitas tinggi dalam pengembangan bahasa dan akademik.
“Ini bukan seleksi biasa. Kami ingin memastikan bahwa hanya pelajar yang benar-benar siap secara akademik dan mental yang akan mewakili Indonesia di Al-Azhar. Para peserta akan menghadapi ujian berbasis komputer yang terstandar, serta wawancara untuk menggali potensi dan kesiapan mereka,” tegas Sahiron, dikutip dari laman resmi Kemenag.
Sebagai informasi, proses seleksi yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama hanya sampai pada tahap pengiriman nama peserta ke Markaz Tathwir, yaitu lembaga resmi yang menangani mahasiswa asing di Universitas Al- Azhar Kairo Mesir.
Adapun proses pemberkasan dan pendaftaran ke Universitas Al-Azhar Kairo Mesir dilakukan secara mandiri oleh calon mahasiswa baru.
Peserta yang telah mendaftar nantinya akan mengikuti proses seleksi secara nasional oleh Konsorsium Pusat Bahasa (KPB) PTKIN yang tersebar di 15 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di seluruh Indonesia.
Ada dua tahapan seleksi yang diikuti, meliputi tes sistem Computer Based Test (CBT) dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2025.
Jika peserta dinyatakan lolos, maka Kemenag akan merekomendasikan namanya ke Markaz Tathwir untuk mengikuti Ikhtibar Tahdid Mustawa dan tahapan-tahapan selanjutnya.
"Para peserta akan menghadapi ujian berbasis komputer yang terstandar, serta wawancara untuk menggali potensi dan kesiapan mereka,” tegas Sahiron.
Baca juga: Kemenag Buka Seleksi Mahasiswa ke Al-Azhar 2025, Ini Jadwal Lengkap, Link Pendaftaran & Lokasi Ujian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-mahasiswa-muslim.jpg)