Jumat, 22 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Meminta-minta di Simpang Ajun, Manusia Silver Diamankan Petugas Satpol PP Aceh Besar

Seorang manusia silver diamankan petugas Satpol PP dan WH Aceh Besar usai kedapatan sedang meminta-minta di kawasan Simpang Ajun, Kecamatan Darul Imar

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
FOTO/DOK SATPOL PP DAN WH ACEH BESAR
Anggota Satpol PP dan WH Aceh Besar amankan manusia silver yang mencoba beroperasi di Simpang Ajun, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (3/5/2025). 

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO -  Seorang manusia silver diamankan petugas Satpol PP dan WH Aceh Besar usai kedapatan sedang meminta-minta di kawasan Simpang Ajun, Kecamatan Darul Imarah, Sabtu (3/5/2025).

Manusia silver sebelumnya pernah ditertibkan di kawasan Banda Aceh dan kini mulai muncul di Aceh Besar.

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir, mengatakan, keberadaan manusia silver tersebut sudah meresahkan masyarakat.

"Munculnya manusia silver sejak awal Januari 2025 mulai meresahkan masyarakat," kata Muhajir.

Ia mengatakan, sebelumnya mereka (manusia silver) beroperasi dikawasan Kota Banda Aceh, mulai dari persimpangan lampu merah hingga warung kopi. 

Baca juga: Manusia Silver Akhirnya Ditangkap di Jaya Baru, Sempat Kabur Saat Didatangi Petugas

Aktivitas meminta-minta yang mereka lakukan mulai mengganggu masyarakat.

 Usai mendapat laporan tentang keberadaan manusia silver pihaknya bergerak cepat dan berhasil mengamankan.

“Kita menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas mereka di Simpang Ajun, saat itu juga kami menurunkan tim untuk mengamankan mereka,” katanya.

Menurut Muhajir fenomena munculnya manusia yang mengecat tubuhnya dengan warna perak (silver) untuk meminta-minta di jalanan, hal tersebut tentunya memiliki dampak sosial yang tidak baik. 

Pertama, perilaku mereka  tidak ubahnya seperti perilaku meminta-minta tidak berbeda dengan pengemis.

Baca juga: BKSDA Aceh Turunkan Tim Tangani Gangguan Beruang di Gampong Ie Lhob Abdya

“Kedua, potensi eksploitasi anak-anak yang terlibat dalam aktivitas ini, terakhir dampak yang muncul dari manusia silver itu, ketidaknyamanan dan gangguan bagi pengguna jalan. Itu sebabnya kita amankan mereka,” jelasnya.

Bagi muhajir, manusia silver tersebut tidak sesuai dengan budaya Aceh, itu sebabnya ia meminta kepada masyarakat atau pengguna jalan yang melihat keberadaan manusia silver tidak berempati dan memberikan uang.

“Jangan berempati berlebihan dan memberikan uang kepada mereka, itu bisa membuat mereka manja dan akan terus menjadi peminta-minta,” pungkas Muhajir.

Baca juga: Damkar Lhokseumawe Evakuasi Pohon yang Tumbang ke Jalan Medan-Banda Aceh

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved