Berita Banda Aceh
Banyak Toko Sudah Tutup, Pasar Aceh Diusulkan Jadi Pasar Tematik
“Ini menjadi perhatian serius. Pasar Aceh yang merupakan ikon kota ini kondisinya kini sangat memprihatinkan, baik dari segi usaha maupun fasilitasnya
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
“Ini menjadi perhatian serius. Pasar Aceh yang merupakan ikon kota ini kondisinya kini sangat memprihatinkan, baik dari segi usaha maupun fasilitasnya,” ungkapnya.
Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Banda Aceh mengusulkan agar Pasar Aceh dijadikan pasar tematik untuk meningkatkan daya tarik dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Usulan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Kadin Banda Aceh, Muhammad Luthfi, sebagai bagian dari upaya revitalisasi kawasan Pasar Aceh agar lebih terintegrasi dengan potensi budaya dan wisata kota.
“Kami mendorong adanya perbaikan konsep, misalnya menjadikan pasar ini sebagai pasar tematik atau memanfaatkan rooftop (area atas bangunan) untuk menarik pengunjung, melalui skema kerja sama dengan pihak swasta,” kata Muhammad Luthfi dalam kegiatan pembukaan Rapim Kadin Kota Banda Aceh, di Hermes Palace Hotel, Senin (5/5/2025).
Luthfi mengungkap, usulan pasar tematik ini berawal dari keprihatinan dirinya terhadap kondisi ekonomi di Kota Banda Aceh yang selama ini banyak menghadapi tantangan dan tidak baik-baik saja, terutama di Pasar Aceh.
Menurutnya, kondisi Pasar Aceh yang selama ini dikenal sebagai ikon perdagangan di pusat Kota Banda Aceh, kini memprihatinkan.
Dari sekitar 500 unit gerai yang ada di kompleks pasar tersebut, sebanyak 285 gerai tutup dan tidak lagi beroperasi.
Kondisi tersebut, kata Luthfi, mencerminkan penurunan aktivitas ekonomi yang drastis di Kota Banda Aceh.
Selain lesunya aktivitas usaha, kondisi fisik pasar juga dinilai kurang memadai, banyak fasilitas umum yang tidak terawat, sehingga mengurangi kenyamanan bagi pengunjung.
“Ini menjadi perhatian serius. Pasar Aceh yang merupakan ikon kota ini kondisinya kini sangat memprihatinkan, baik dari segi usaha maupun fasilitasnya,” ungkapnya.
Baca juga: Tim Gabungan Sidak Toko Emas di Kawasan Pasar Aceh, Begini Hasilnya
Oleh karena itu, Luthfi berharap melalui Rapim bertajuk “Merajut Asa Dalam Harmoni, Kadis Bersinergi Bangun Ekonomi” ini menjadi momentum penting untuk rekonsiliasi antar pelaku usaha agar dapat melahirkan rekomendasi strategis terhadap kebijakan ekonomi Pemerintah Kota Banda Aceh.
“Kami percaya bahwa untuk membangun ekonomi, harapan, dan berbagai ide besar, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat. Karena itu, Kadin Kota Banda Aceh berkomitmen mendukung sepenuhnya akselerasi pembangunan ekonomi di kota ini,” ungkapnya.
Untuk diketahui, pasar tematik merupakan pasar yang dikembangkan dengan tema atau fokus tertentu, sehingga menjadi ciri khas suatu pasar.
Pasar tematik juga bisa jadi tempat wisata, pusat kegiatan ekonomi berbasis budaya, dan wadah ekspresi seni serta tradisi lokal. (*)
Baca juga: Kadin Kota Banda Aceh Usulkan Pasar Aceh Jadi Pasar Tematik
| USK Terima Mahasiswa Baru Hubungan Internasional via Jalur Mandiri |
|
|---|
| BKK Fongging Asrama Haji Aceh Jelang Masuknya JCH, Cegah Potensi Penyakit |
|
|---|
| Peringati HUT Ke-7, PEMA Gelar Fun Run di CFD Banda Aceh, Diikuti 700 Pelari |
|
|---|
| Meriahkan Hardiknas 2026, Komunitas Ruang Lingkup Gelar Ruang Inspirasi di SLB CD YPAC Banda Aceh |
|
|---|
| Pemprov Aceh Kucurkan Rp380 Miliar untuk Percepat Pemulihan Lahan Pertanian Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Direktur-Eksekutif-Kadin-kota-Banda-Aceh-Muhammad-Luthfi-menyampaikan-sambutan.jpg)