Kamis, 4 Juni 2026

Video

VIDEO - Ratusan Warga Dampingi Saksi Kasus Kafe Maksiat di Mapolres Aceh Tenggara 

Jasahun Tampubolon, tokoh masyarakat setempat, menyatakan protes karena hanya satu warga yang diperiksa sebagai saksi.

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: m anshar

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM,- KUTACANE - Sebanyak seratus lebih warga Desa Ndauh Nitenggo dan Kute Gabungan Persaoran, Kecamatan Lawe Sigala-gala memadati halaman Mapolres Aceh Tenggara, Senin (5/5/2025). Mereka mendampingi seorang warga yang diperiksa sebagai saksi terkait pengrusakan kafe yang diduga tempat maksiat.

Massa yang mayoritas perempuan itu datang menggunakan mobil pick up dan rela menunggu hingga membawa bekal makan di lokasi. Kasus ini bermula ketika masyarakat setempat merusak sebuah kafe di areal perkebunan sawit dekat pemukiman yang dicurigai sebagai lokalisasi maksiat pada Minggu (16/3/2025).

Jasahun Tampubolon, tokoh masyarakat setempat, menyatakan protes karena hanya satu warga yang diperiksa sebagai saksi. Menurutnya, seharusnya semua warga yang terlibat dalam aksi pengrusakan diperiksa secara adil.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri melalui Kasi Humas AKP J Silalahi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap seorang saksi terkait kasus ini. Kafe yang berlokasi tidak jauh dari Jembatan Salim Pipit, Kecamatan Babul Rahmah tersebut sebelumnya diobrak-abrik oleh warga yang didominasi ibu-ibu dari dua desa tersebut.

Narator: Dara

Video Editor: M Anshar 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved