Kamis, 4 Juni 2026

Banda Aceh

Bertemu PGN, BPMA Dorong Penguatan Ekosistem Pemanfaatan Gas di Aceh

"Sebagai regulator, kami tidak hanya bertugas mengawasi, tetapi juga menjadi fasilitator dalam menciptakan hubungan yang konstruktif...

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
DISKUSI - BPMA menerima kunjungan dan berdiskusi dengan pihak Perusahaan Gas Negara (PGN) di Kantor BPMA, Banda Aceh.  

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) terus mendorong terciptanya ekosistem pemanfaatan gas bumi yang sehat, terintegrasi, dan berkelanjutan di wilayah Aceh. Sebagai regulator hulu migas,BPMA berperan aktif mendukung strategi hilirisasi energi nasional.  

Pada Senin (5/5/2025), BPMA menerima kunjungan dan berdiskusi dengan pihak Perusahaan Gas Negara (PGN) di Kantor BPMA, Banda Aceh. Mereka membahas tentang Pemanfaatan Gas Bumi di Aceh.

Dalam kesempatan ini, BPMA menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif PGN yang diwakili oleh Division Head Partnership dari Direktorat Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN. BPMA juga berterima kasih atas kerja sama yang telah terjalin antara PGN Grup dengan seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Aceh dalam penyaluran gas bumi kepada konsumen akhir.  

“BPMA menyambut baik upaya PGN dalam menjalin sinergi dengan para pelaku hulu migas di Aceh. Kerja sama yang telah berlangsung menjadi landasan kuat untuk menciptakan ekosistem gas bumi yang produktif dan berorientasi jangka panjang,” ujar Muhammad Akbarul Syah Alam, Kepala Divisi Monetisasi Gas Bumi BPMA.

Dalam diskusi yang turut dihadiri Hafizullah, selaku Kepala Divisi Operasi Produksi, dan Arie Fahdomi, selaku Kepala Divisi Teknologi dan Pengembangan Lapangan, BPMA menegaskan komitmennya dalam memastikan keberlanjutan sektor hulu migas. Keberadaan infrastruktur dan kepastian pasokan gas menjadi faktor kunci dalam menarik investasi serta mendorong pertumbuhan industri pengguna gas di Aceh.  

"Sebagai regulator, kami tidak hanya bertugas mengawasi, tetapi juga menjadi fasilitator dalam menciptakan hubungan yang konstruktif antara produsen dan konsumen gas bumi. Kami percaya, dengan dukungan Pemerintah Aceh dan Badan Usaha Milik Aceh, ekosistem ini akan tumbuh menjadi tulang punggung ketahanan energi daerah,” tambah Akbar.  

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mengakselerasi transformasi energi di Aceh, sekaligus membuka peluang baru bagi pemanfaatan sumber daya alam secara optimal, adil, dan berkelanjutan.(*) 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved