Nasib Tragis Ahmad Handa, Pengantin Pria Dibacok Saat Akad Nikah, Pernikahan Digelar di RS Palembang
Ahmad Handa dibacok dan dianiaya oleh sejumlah orang saat tiba di rumah calon pengantin wanita untuk melaksanakan akad nikah.
Mereka memakai pisau, parang, dan pistol.
“Yang pakai pistol nahan mobil, yang kejar-kejar saya tiga orang," kata Ahmad ketika berada di rumah sakit.
Handa masih ingat betul salah satu pelaku yang ia kenal bernama Jono alias Ian.
Jono adalah orang yang membacoknya dengan senjata tajam hingga terluka parah.
“Saya menyelamatkan diri masuk ke rumah warga. Awalnya sempat dikira saya dikejar polisi karena ada suara tembak-tembakan.
Setelah saya masuk, pelaku berhenti mengejar, lalu saya dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.
Salah satu pelaku, kata Handa, diduga memiliki dendam dengannya lantaran pelaku merasa bahwa ia telah menjadi informan polisi.
"Dia itu nuduh aku cepu (informan polisi), aku tidak merasa. Jadi pernah ribut kami di atas jembatan Kertapati aku diteriakin maling, terus aku lari dia lari.
Pada tahun 2019 dia (pelaku) sempat aku tujah (tusuk) mungkin sekarang dia balas saat aku lengah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan membenarkan kejadian tersebut.
Dia mengatakan, usai menerima laporan dari warga, pihaknya pun langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
“Kita sudah melakukan olah TKP, termasuk memeriksa sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut, termasuk rekaman kamera CCTV di lokasi. Pelaku sedang dilakukan pengejaran oleh anggota kita di lapangan,” ujarnya.
Baca juga: Seorang Warga Tewas Dibacok di RSD Ketapang Madura, Pelaku Ditangkap, Dipicu Masalah Sepele
Akad Nikah Tetap Digelar di Rumah Sakit
Meski dalam kondisi luka dan dirawat di rumah sakit, pernikahan Ahmad dan pasangannya, Farida Aryani, tetap dilangsungkan.
Akad nikah digelar sederhana di ruang rawat RSUD BARI oleh penghulu dari KUA setempat, disaksikan keluarga kedua mempelai.
| Pemulihan Pascabanjir, Pidie akan Bangun 148 Huntap dan Realisasi Jadup Capai 151 KPM |
|
|---|
| Kebutuhan Huntap Korban Banjir di Langkahan Masih Kekurangan Lima Lokasi |
|
|---|
| Rebutan Lahan Parkir di Banda Aceh Berujung Pembacokan Sesama Jukir, Pelaku Dibekuk Polisi |
|
|---|
| Dampak Gempa M 7,8 Guncang Mindanao Filipina, 37 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Mengungsi |
|
|---|
| VIDEO - Menyeramkan! Seorang Gadis Pergoki Sosok Misterius Mengintip Kamarnya Pukul 4 Pagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ahmad-Handa-30-calon-pengantin-pria-di-Palembang-dibacok.jpg)