Jumat, 5 Juni 2026

Harga Emas

Harga Emas Ambruk! Catat Penurunan Terburuk Sejak November 2024

Sementara itu, harga emas berjangka AS juga turun 0,1 persen menjadi 3.224,90 dolar AS per ons.

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
For Serambinews.com
HARGA EMAS - -Harga emas turun pada hari Jumat (16/5/2025) 

 Harga produsen AS secara tak terduga turun pada bulan April.

Selain itu, pertumbuhan penjualan ritel juga melambat, dan harga konsumen naik lebih rendah dari yang diperkirakan.

Kondisi ini mendukung ekspektasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, bisa mulai melonggarkan kebijakan moneternya dalam waktu dekat.

Pada hari Kamis (15/5/2025), Gubernur Federal Reserve Michael Barr menyampaikan bahwa ekonomi AS saat ini berada dalam kondisi yang cukup kuat.

 Ia mengatakan bahwa inflasi sedang bergerak menuju target bank sentral sebesar 2 persen, meskipun masih ada ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kebijakan perdagangan.

Pasar kini memperkirakan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 57 basis poin pada tahun ini. Penurunan suku bunga pertama diproyeksikan akan dimulai pada bulan September.

Baca juga: India Tunduk pada Trump? Presiden AS Sebut India Bersedia Menghapus Semua Tarif untuk Produk AS


Emas biasanya mendapat dukungan dalam lingkungan suku bunga rendah, karena biaya untuk menyimpan emas menjadi lebih rendah dan emas bersaing lebih baik dengan aset berimbal hasil seperti obligasi.

“Di sisi positifnya, penurunan harga emas terus menarik pembeli, yang menunjukkan bahwa logam mulia tetap menjadi aset yang disukai.

 Ini terjadi meskipun prospek pertumbuhan dan inflasi global masih tampak agak suram,” kata Tim Waterer, Kepala Analis Pasar di KCM Trade.

Selain emas, logam mulia lainnya juga mengalami penurunan harga.

  • Harga perak spot turun sebesar 0,6 persen menjadi 32,49 dolar AS per ons.
  • Harga platinum turun 0,3 persen menjadi 986,58 dolar AS per ons.

Harga paladium turun 1,1 persen menjadi 957,42 dolar AS per ons.

Baca juga: Demi Bawa Pulang Rp9.600 Triliun dari Saudi, Trump Cabut Sanksi Suriah dan Ajak Iran Damai?

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved