Senin, 27 April 2026

Aceh Singkil

Inspektorat Diminta Audit Anggaran Ketahanan Pangan Desa di Aceh Singkil, Nilainya Puluhan Miliar

Safriadi dalam kesempatan itu, bahkan meminta anak buahnya memanggil Plt Inspektur Inspektorat Aceh Singkil, Fajri Syamsul, agar bisa

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
RAPAT - Bupati Aceh Singkil, Safriadi saat memimpin rapat jajarannya, Jumat (16/5/2025). 

Safriadi dalam kesempatan itu, bahkan meminta anak buahnya memanggil Plt Inspektur Inspektorat Aceh Singkil, Fajri Syamsul, agar bisa

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kepala desa di Kabupaten Aceh Singkil, siap-siap diperiksa inspektorat. 

Hal itu menyusul perintah Bupati Aceh Singkil, Safriadi kepada inspektorat setempat untuk memeriksa anggaran program ketahan pangan di desa. 

"Inspektorat anggaran pangan di desa diaudit," kata Safriadi kepada pegawai inspektorat yang hadir dalam rapat percepatan pembentukan koperasi merah putih, Jumat (16/5/2025). 

Safriadi dalam kesempatan itu, bahkan meminta anak buahnya memanggil Plt Inspektur Inspektorat Aceh Singkil, Fajri Syamsul, agar bisa mendengarkan perintahnya secara langsung. 

Menurut bupati, anggaran pangan tiap desanya sekitar Rp 200 juta. 

Diketahui Kabupaten Aceh Singkil, terdiri dari 116 desa. 

Jika per desa mengelola dana ketahan pangan Rp 200 juta, sebagaimana disampaikan bupati. 

Maka, total dana ketahan pangan seluruh desa di Aceh Singkil, mencapai Rp 23,2 miliar. 

Menurut Safriadi, inspektorat harus mengaudit anggaran ketahanan pangan berapa yang terpakai. 

Kemudian keuntungan dari pelaksanaan ketahanan pangan yang dilakukan di tiap desa. 

Audit sebutnya menjadi penting, sebab uang yang mengalir ke desa mesti dipertanggungjawabkan. 

"Uang mengalir ke desa ini bukan hilang begitu saja. Tapi harus dipertanggungjawabkan," tegas Safriadi didampingi Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman.

Sementara itu, berdasarkan pantauan desa di Aceh Singkil, pada tahun 2024 lalu melaksanakan program ketahan pangan. 

Program itu dilakukan dengan menanam tanaman pangan, ada juga yang menam sayuran di lahan pekarangan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved