Berita Banda Aceh
Pimpinan DPRK Banda Aceh Desak Garuda Indonesia Beri Diskon Tiket ke ASN Aceh yang Dinas Luar Kota
"Sebab beberapa provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, pihak Garuda memberi diskon khusus ke ASN," imbuh Musriadi kepada Serambinews.com, Jumat.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
"Sebab beberapa provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, pihak Garuda memberi diskon khusus ke ASN," imbuh Musriadi kepada Serambinews.com, Jumat (16/5/2025).
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tingginya harga tiket pesawat dari Banda Aceh ke Jakarta atau sebaliknya sangat membebankan masyarakat, termasuk negara.
Selama ini, negara harus membayar tinggi untuk pembelian tiket pesawat tatkala ada pejabat Aceh yang hendak melakukan perjalanan dinas ke luar kota.
Untuk itu, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi Aswad meminta Garuda Indonesia, selaku maskapai plat merah, untuk memberi diskon harga tiket bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aceh yang melakukan perjalanan dinas.
"Sebab beberapa provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, pihak Garuda memberi diskon khusus ke ASN," imbuh Musriadi kepada Serambinews.com, Jumat (16/5/2025).
Seperti baru-baru ini, Garuda Indonesia memberi diskon harga tiket untuk ASN Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat yang melakukan perjalanan dinas.
Baca juga: Garuda Indonesia Siap Dukung Ekspor Komoditas asal Aceh ke Seluruh Dunia
Diskon ini berlaku sepanjang tahun dan dapat diperoleh dengan menunjukkan surat perintah perjalanan dinas langsung ke Garuda Indonesia.
Seharusnya, ungkap Musriadi, Garuda Indonesia juga memberikan hal yang sama untuk rakyat Aceh, khususnya ASN di Aceh yang melakukan tugas negara.
"Garuda Indonesia patut memberikan pelayanan khusus untuk rakyat Aceh. Sebab Garuda memiliki histori kuat dengan Aceh," kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Musriadi meminta pemerintah pusat tidak melupakan sejarah pembelian pesawat pertama Indonesia, yaitu pesawat C-47 Dakota 47 pada tahun 1948 atau awal kemerdekaan, yang menjadi cikal bakal lahirnya pesawat Garuda Indonesia.
Pesawat yang digunakan sebagai alat transportasi bagi pejabat kenegaraan itu dibeli dari hasil sumbangan rakyat Aceh, berupa emas sebanyak 20 kilogram (Kg) atas permintaan Presiden Soekarno kepada rakyat Aceh.
"Karena itu kita mendesak maskapai Garuda Indonesia memberi perhatian khusus kepada Aceh dalam mendukung pembangunan Aceh, salah satunya dengan memberi keringanan harga tiket pesawat bagi warga yang ber-KTP Aceh," tegasnya.(*)
Baca juga: Rektor USK dan Wali Kota Banda Aceh Lepas Ekspor Nilam via Garuda Indonesia ke Paris
| Lampaui UI dan UGM, UIN Ar-Raniry Banda Aceh Peringkat Pertama Bidang Riset Versi SIR 2026 |
|
|---|
| 152 Santri Dayah Insan Qur’ani Aceh Lulus dan Diwisuda, 55 Khatam Hafalan 30 Juz dan 120 Lolos PTN |
|
|---|
| Wali Nanggroe Dorong Pemuda Aceh Jadi Penggerak Ekosistem Ekonomi Kreatif |
|
|---|
| Kampanyekan Gemarikan, Kak Na Borong Jajanan Sehat di Market Day MIN Model Banda Aceh |
|
|---|
| Momen Ridwan Kamil Jadi “Tour Guide” Tamu Internasional di Museum Tsunami Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-komisi-i-dprk-banda-aceh-musriadi-aswad-bicara-pemilihan-keuchik.jpg)