Senin, 13 April 2026

Berita Kutaraja

Garuda Indonesia Siap Dukung Ekspor Komoditas asal Aceh ke Seluruh Dunia

Garuda Indonesia, papar Nano, sangat siap bekerja sama dengan para eksportir di Aceh untuk mengakomodir ekspor komoditi ke berbagai negara.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
GARUDA DUKUNG EKSPOR – General Manager (GM) Garuda Indonesia Wilayah Aceh, Nano Setiawan menyatakan, PT Garuda Indonesia siap mendukung ekspor komoditas asal Aceh ke seluruh belahan dunia melalui transportasi udara, Minggu (13/4/2025). 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT Garuda Indonesia menyatakan siap mendukung ekspor komoditas asal Aceh ke seluruh belahan dunia melalui transportasi udara. 

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Tanah Rencong.

“Yang jelas untuk network (jaringan) kita siap, jadi tidak ada cerita kita tidak bisa ekspor ke mana-mana. Tinggal nanti kita cari upaya dan connect (hubungkan),” kata General Manager (GM) Garuda Indonesia Wilayah Aceh, Nano Setiawan.

Pernyataan itu disampaikan Nano di sela-sela kegiatan pelepasan ekspor Minyak Nilam Aceh ke Prancis, di gudang PT Ugreen Aromatics International, Kecamatan Blangbintang, Aceh Besar, Minggu (13/4/2025). 

Diketahui, Garuda Indonesia memastikan menjadi transportasi udara yang mengangkut satu ton Minyak Nilam asal Aceh untuk diekspor ke Paris, Prancis.

Menurut Nano, pengiriman satu ton Minyak Nilam ini diterbangkan ke Jakarta terlebih dahulu. 

Kemudian dilanjutkan dengan penerbangan Jakarta-Amsterdam, Belanda. Lalu baru diteruskan ke Paris. 

“Alhamdulillah untuk Banda Aceh ke Jakarta, kita lakukan hari ini dan kita lakukan connecting dari Jakarta ke Amsterdam, kita cukup baik hanya berada empat jam di Jakarta,” urai dia. 

“Intinya dari Jakarta ke Amsterdam kita punya tiga kali penerbangan, jadi bisa di connect-kan dengan barang-barang dari Banda Aceh,” jelasnya. 

Garuda Indonesia, papar Nano, sangat siap bekerja sama dengan para eksportir di Aceh untuk mengakomodir ekspor komoditi ke berbagai negara. 

“Sangat memungkinkan (melakukan eskpor komoditas Aceh), tinggal nanti kita kerja sama dengan beberapa eksportir,” tutur Nano. 

“Komoditi yang khas dari Aceh kita bisa akomodir, sementara ini baru untuk Nilam,” ungkapnya.

“Untuk selanjutnya kita berharap semua bisa konsisten dan kita siap membantu untuk meningkatkan Nilam Aceh ke internasional,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pusat Riset Nilam atau Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, kembali mengekspor Minyak Nilam sebanyak satu ton atau senilai Rp 1,5 miliar, ke Prancis. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved