Selasa, 12 Mei 2026

Luar Negeri

Kim Jong Un Ngamuk Usai Peluncuran Kapal Perang Korea Utara Alami Kecelakaan

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengamuk usai peluncuran kapal perang Korea Utara mengalami kecelakaan besar.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Faisal Zamzami
KCNA
KAPAL PERANG - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memimpin rapat akhir tahun. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengamuk usai peluncuran kapal perang Korea Utara mengalami kecelakaan besar. 

SERAMBINEWS.COM, PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengamuk usai peluncuran kapal perang Korea Utara mengalami kecelakaan besar.

Bahkan Kim Jong-un sampai menggambarkan insiden tersebut sebagai aksi kriminal.

Kim Jong-un menghadiri peluncuran kapal perang penghancur Korea Utara seberat 5.000 ton di kota pelabuhan Chongjin, Rabu (21/5/2025).


Seperti dilaporkan Kantor Berita Korea Utara KCNA, kapal terlihat kehilangan keseimbangan saat diluncurkan, sehingga menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian lambung kapal.

“Kim Jong-un membuat penilaian yang keras dengan mengatakan bahwa itu adalah kecelakaan serius dan sebuah aksi kriminal yang disebabkan oleh kecerobohan yang sangat besar, tak bertanggung jawab, dan tidak bisa ditolerir,” bunyi laporan KCNA dikutip dari The Guardian.

Kim Jong-un memerintahkan kapal diperbaiki sebelum pertemuan kunci yang dilakukan Partai Pekerja Korea bulan depan.

Kim Jong-un menegaskan Kecelakaan telah menghancurkan martabat dan harga diri Korea Utara.

Baca juga: Kim Jong Un Bersiap untuk Perang, Minta Tentara Korea Utara Tingkatkan Persiapan

Kantor berita tersebut menyalahkan komando yang tak berpengalaman dan kecerobohan operasional selama peluncuran atas insiden itu.

Mereka mengatakan insiden menyebabkan beberapa bagian dasar kapal perang hancur.

Kim Jong-un menegaskan pejabat yang dinyatakan bertanggung jawab atas kecelakaan akan ditangani pada rapat pleno komite pusat partai pada Juni nanti.

Sementara itu, militer Korea Selatan mengatakan kapal Korea Utara tersebut tergeletak miring di air.

Kapal yang tergelincir merupakan kapal perang kelas penghancur seberat 5.000 ton kedua yang diluncurkan Korea Utara.

Kapal tersebut menjadi armada terbesar milik Korea Utara.

Korea Utara mengklaim bahwa kapal bernama Choe Hyon, dilengkapi dengan senjata paling kuat, dan kemungkinan bakal dioperasikan di awal tahun depan.

Sejumlah analis mengatakan kapal tersebut dilengkapi dengan rudal nuklir taktikal jarak pendek, meski Korea Utara belum membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mengecilkan bom atomnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved