Jumat, 24 April 2026

Berita Bireuen

Korban Rumah Rusak di Samalanga Bireuen Terima Bantuan Masa Panik

Anggota Komisi IV Fraksi PKB DPRK Bireuen, Adnen Nurdin pada Jumat sore, mengunjungi rumah milik Syaukani (35). 

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
BANTUAN MASA PANIK - Anggota DPRK Bireuen, Adnen Nurdin, Jumat (23/5/2024) sore, menyerahkan bantuan masa panik kepada korban rumah rusak diterjang angin kencang di Desa Mesjid Baro, Kecamatan Samalanga. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Korban rumah rusak di Desa Mesjid Baro, Kecamatan Samalanga, Bireuen yang terjadi pada Jumat (23/5/2025) siang, selain dapat bantuan masa panik dari Pemkab Bireuen melalui BPBD, juga menerima bantuan masa panik dari salah seorang anggota DPRK Bireuen

Anggota Komisi IV Fraksi PKB DPRK Bireuen, Adnen Nurdin pada Jumat sore, mengunjungi rumah milik Syaukani (35). 

Kunjungan tersebut melihat secara dekat dampak kerusakan.

Rumah tersebut, atap dan rangkanya lepas dari dudukan dan diterbangkan angin jatuh ke samping rumah saat angin kencang melanda, namun tidak ada korban jiwa.

Adnen Nurdin mengatakan, bantuan masa panik ini diberikan sebagai wujud rasa kepeduliannya atas musibah dialami oleh korban dan anggota keluarganya.

"Tadi saya memperoleh informasi ada warga di Kecamatan Samalanga yang ditimpa musibah kondisi atap rumah telah rusak lepas jatuh ke tanah akibat angin kencang,” kata Adnen. 

“Saya langsung pergi ke lokasi menyalurkan bantuan masa panik," ujarnya.

Adnen Nurdin, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga mengharapkan bantuan berupa bahan makanan diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan korban pasca kejadian tersebut.

"Pemilik rumah dalam pertemuan tadi menyampaikan harapannya kepada saya, yakni mengharapkan kepada Pemkab Bireuen untuk membantu perbaikan kerusakan atap rumah karena apabila hujan, tentunya masuk air," ungkapnya.

Seperti diketahui, satu unit rumah konstruksi permanen di Desa Mesjid Baro, Kecamatan Samalanga, Bireuen rusak berat karena atap seng diterbangkan angin kencang.

Musibah itu menimpa rumah milik Syaukani (35), terjadi sekitar pukul 12.45 WIB, Jumat (23/5/2025).

Rumah tersebut ditempati Syaukani (35), bersama istrinya Nurlaila (32), dan seorang anak bernama M Zaiyan (2,5) tahun.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved