Rabu, 3 Juni 2026

Berita Sabang

BMKG, Sabang Berpotensi Dilanda Angin Kencang, Masyarakat Diminta Waspada

“Gelombang laut tercatat antara 1,5 hingga 2,5 meter dengan kategori sedang, dan arah angin dominan berasal dari barat daya,” TEGUH SUPRAPTO

Tayang:
Editor: mufti
Serambi Indonesia
Kepala BMKG Sabang, Teguh Suprapto, ST 

“Gelombang laut tercatat antara 1,5 hingga 2,5 meter dengan kategori sedang, dan arah angin dominan berasal dari barat daya,” TEGUH SUPRAPTO, Kepala BMKG Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sabang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca seiring peralihan musim dari penghujan ke kemarau. Perubahan pola angin dan potensi hujan ringan diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BMKG Sabang, Teguh Suprapto ST MP, menjelaskan, saat ini terjadi pergeseran arah angin dari barat ke timur, membawa massa udara dari Samudera Hindia ke wilayah Sabang. Berdasarkan hasil pengamatan, kecepatan angin berkisar antara 29 hingga 35 knot dan diperkirakan akan bertahan hingga beberapa hari ke depan.

“Fenomena ini memicu hujan ringan yang disertai angin cukup kencang, seperti yang dirasakan masyarakat belakangan ini. Gelombang laut tercatat antara 1,5 hingga 2,5 meter dengan kategori sedang, dan arah angin dominan berasal dari barat daya,” kata Teguh, Minggu (25/5/2025).

Meski belum tergolong ekstrem, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati. Aktivitas luar ruangan sebaiknya ditunda jika cuaca mulai memburuk, demi keselamatan bersama. “Apabila angin mulai kencang atau hujan turun, kami imbau masyarakat untuk segera mencari tempat aman dan tidak memaksakan aktivitas di luar ruangan,” tegasnya.

BMKG Sabang terus memantau perkembangan cuaca dan akan segera mengeluarkan peringatan tertulis jika terjadi perubahan signifikan. Ketidakstabilan cuaca diperkirakan berlangsung hingga akhir Mei, dengan pembaruan informasi yang akan disampaikan secara berkala setiap minggu.

Letak geografis Sabang yang dikelilingi dua perairan besar membuat perubahan cuaca terjadi secara cepat dan tidak menentu. Untuk itu, masyarakat diharapkan hanya merujuk pada informasi resmi dari BMKG sebagai pedoman utama dalam merencanakan aktivitas harian.

Dua jadwal penyebarangan dibatalkan

Dampak dari buruknya cuaca, dua jadwal Kapal Cepat Express Bahari dari Banda Aceh menuju Sabang atau sebaliknya, Minggu (25/5/2025), membatalkan keberangkatan. Jadwal yang dibatalkan adalah dari Banda Aceh tujuan Sabang untuk keberangkatan pukul 10.00 WIB dan dari Sabang ke Banda Aceh pukul 14.30 WIB.

Pembatalan tersebut diumumkan langsung oleh Kepala Cabang PT Pelayaran Sakti Inti Makmur, Rudi.“Cuaca kurang bersahabat, ombak tinggi dan angin kencang. Demi keselamatan, dua jadwal ini kami hentikan,” ujarnya.

Pengumuman disampaikan melalui loket resmi di pelabuhan. Warga diimbau untuk tidak memaksakan perjalanan dan menunggu informasi lanjutan dari pihak pelayaran.

“Penumpang yang sudah membeli tiket untuk keberangkatan pukul 10.00 WIB dan 14.30 WIB bisa mengajukan pengembalian uang atau memilih opsi pengalihan ke keberangkatan pukul 16.30 WIB, tentunya sambil menunggu kondisi cuaca di lapangan,” jelas Rudi.

Menurutnya, proses refund dilakukan langsung di loket pembelian tiket dengan membawa bukti pembelian. Sementara untuk pengalihan jadwal, penumpang hanya perlu melakukan konfirmasi kepada petugas.(ap)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved