Selasa, 28 April 2026

Kesehatan

Sering Dianggap Tak Berguna, Ternyata 5 Tanaman Liar Ini Menyimpan Berjuta Khasiat Kesehatan

Mungkin kerap dipandang sebelah mata karena hanya sebatas gulma, sederet tanaman liar ternyata menyimpan berjuta khasiat

Editor: Amirullah
kompas.com
Ilustrasi - Buah ciplukan yang kaya akan kandungan baik (kompas.com) 

SERAMBINEWS.COM  - Mungkin kerap dipandang sebelah mata karena hanya dianggap sebagai gulma, namun siapa sangka, sederet tanaman liar ternyata menyimpan berjuta khasiat yang dipercaya dapat dijadikan obat alami.

Salah satunya adalah ciplukan, tanaman liar yang tumbuh subur di alam terbuka dan sering dijumpai di lahan kosong, tepi hutan, maupun area persawahan.

Dilansir dari Tribunnews.com, Selasa (27/5/2025), tanaman bernama latin Physalis angulata ini memang kerap dianggap gulma karena mudah tumbuh dan bisa mengganggu tanaman lain di sekitarnya.

Namun, tanaman yang memiliki buah kecil berwarna kuning yang tertutup kelopak daun seperti lentera ini justru dikenal memiliki sejuta manfaat herbal, terutama dalam pengobatan tradisional.

Tak hanya ciplukan, sejumlah tanaman liar lainnya yang sering tumbuh tanpa dibudidayakan juga mengalami nasib serupa—sering diremehkan, padahal menyimpan potensi besar untuk kesehatan.

Tumbuh subur di alam tropis Indonesia, berikut ini dirangkum dari berbagai sumber lima tanaman liar yang bisa dijadikan obat alami

1. Ciplukan

Juga dikenal dengan tanaman morel berry, tanaman ciplukan tumbuh subur di wilayah tropis seperti di Indonesia. Bisa dibilang, hampir semua bagian tanaman ini bisa dijadikan sebagai obat — mulai dari daun, buah, hingga akar tanamannya.

Daun dan buah ciplukan mengandung senyawa yang dapat membantu mengatur kadar gula darah, sehingga dapat menjadi obat bagi penderita diabetes. Ciplukan juga kaya akan antioksidan yang berperan aktif mengatasi sejumlah penyakit, seperti hepatitis, malaria, rematik, asma, hingga kanker.

Buah dari tanaman ini juga kaya akan berbagai nutrisi penting seperti vitamin A,C,D, dan K yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Di mana dengan kandungan vitamin A, lutein, beta karoten, dan karotenoid dapat menjaga kesehatan mata dan mencegah penyebab utama kebutaan pada lansia.

Sementara vitamin C berperan menjaga daya tahan tubuh, serta vitamin D yang bermanfaat untuk kecantikan bersama vitamin D. Kandungan vitamin K dalam buah ini juga berfungsi menjaga kesehatan tulang, kulit, serta tekanan darah, bahkan dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Buah ciplukan yang sudah matang dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi minuman seperti teh. Daun ciplukan juga dapat direbus dan airnya diminum sebagai obat. Selain itu, daun dari tanaman liar ini bisa digunakan sebagai obat luar untuk mengatasi bisul dan borok dengan cara diremas dan ditempelkan pada area yang sakit.

2. Anting-anting

Selanjutnya adalah anting-anting atau juga yang dikenal dengan nama tanaman cakar kucing untuk orang Minahasa. Anting-anting merupakan gulma dengan nama ilmiah Acalypha indica L dari famili Euphorbiaceae.

Kerap tumbuh subur di lereng gunung bahkan pekarangan rumah, jenis tanaman liar ini juga sering dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit. Secara turun temurun, anting-anting kerap digunakan sebagai obat disentri, gangguan pencernaan, muntah darah, BAB dan  kencing darah, hingga mimisan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved