Perang Gaza
Rusia Ingatkan akan Terjadi Perang Dunia III, Respons atas Pernyataan Trump tentang Putin
Mantan presiden Rusia itu menanggapi dengan komentar tajam di X (dulu Twitter). "Mengenai kata-kata Trump tentang Putin yang 'bermain api' dan 'hal-ha
SERAMBINEWS.COM - Dmitry Medvedev, wakil ketua Dewan Keamanan Rusia, mengeluarkan tanggapan mengerikan kepada Presiden AS Donald Trump pada Selasa, menyusul kritik tajam Trump terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin atas meningkatnya serangan militer Moskow di Ukraina.
Dalam komentar yang dilaporkan awal minggu ini, Trump mengutuk Putin karena mengintensifkan serangan, khususnya setelah Rusia merebut beberapa desa di wilayah Sumy, Ukraina.
Trump memperingatkan bahwa Putin bermain api dan mengisyaratkan bahwa hal-hal yang sangat buruk dapat terjadi pada Rusia jika agresinya terus berlanjut tanpa terkendali, menuduh pemimpin Rusia itu telah menjadi "sangat gila."
Mantan presiden Rusia itu menanggapi dengan komentar tajam di X (dulu Twitter). "Mengenai kata-kata Trump tentang Putin yang 'bermain api' dan 'hal-hal yang sangat buruk' terjadi di Rusia. Saya hanya tahu satu hal yang SANGAT BURUK — PD III. Saya harap Trump memahami ini!" tulis Medvedev.
Pertukaran ini terjadi mengingat meningkatnya retorika antara Washington dan Moskow di tengah perang yang sedang berlangsung di Ukraina, yang telah mencapai beberapa fase paling mematikan yang pernah ada.
Baca juga: Israel Bantai Warga Gaza saat Kelaparan, Yayasan Kemanusiaan Gaza jadi Kontroversi
Walaupun Trump di masa lalu menyatakan kekagumannya terhadap Putin dan menyerukan perundingan cepat untuk mengakhiri perang, pernyataannya baru-baru ini menandakan pergeseran ke arah sikap yang lebih konfrontatif.
Laporan terkini mengindikasikan bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk mencabut batasan yang tersisa terhadap kemampuan Ukraina untuk menggunakan senjata yang disediakan Amerika untuk serangan di wilayah Rusia, sebuah perubahan potensial yang akan menyelaraskan Washington dengan langkah terkini yang diambil oleh sekutu utama Eropa.
Kyiv Post melaporkan bahwa pejabat AS telah mengonfirmasi bahwa masalah tersebut sekarang sedang dalam pertimbangan aktif, dengan keputusan definitif diantisipasi setelah diskusi mendatang di Washington, DC, antara Menteri AS Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul, yang dijadwalkan akan berlangsung akhir minggu ini.
Terkait dengan itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova hari ini mengonfirmasi bahwa rancangan nota kesepahaman perdamaian yang ditujukan untuk menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung di Ukraina saat ini sedang dipersiapkan.
Dokumen tersebut diharapkan menguraikan prinsip-prinsip inti untuk gencatan senjata, mencakup jadwal pelaksanaan, dan menetapkan ketentuan untuk keterlibatan di masa depan antara Moskow dan Kiev.(*)
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Mantan-Presiden-Rusia-Dmitry-Medvedev.jpg)