Selasa, 2 Juni 2026

Video

VIDEO Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra Segera Terapkan Barcode Parkir

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra Segera Terapkan Barcode Parkir...

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Sebagai wali kota muda, Jeffry bertekad memajukan Kota Langsa dengan program-program inovatif dan modern yang belum pernah ada di kota berjuluk ‘Seribu Kafe’ ini.

Salah satu rencananya adalah menerapkan digitalisasi di berbagai sistem kerja, termasuk pembayaran parkir yang akan beralih dari manual ke sistem berbasis kode batang (barcode) untuk mempermudah proses.

Berikut adalah cuplikan wawancara yang telah dirangkum oleh reporter Serambi Indonesia, Rianza Alfandi.

Bisa dijelaskan seperti apa konsep digitalisasi parkir?

Pertamina itu kalau kita isi pertalite kan kita harus ada barcode. Nah, sepertinya kami akan mengembangkan seperti itu ke depan.

Jadi parkirnya itu berlangganan per tahun. Jadi nggak bocor lagi dan langsung ke kas, kemudian lebih tertata di lapangan.

Hari ini Kota Langsa targetnya besar, jadi pihak ketiga si pengelola ini ngejar-ngejar target, berimbas pada petugas parkirnya.

Misal kita singgah di satu toko udah kena seribu, geser lagi kena lagi, kalau ada lima tempat kita sudah habis lima ribu untuk sepeda motor.

Belum lagi kalau jukirnya enggak ada uang balik, dan itu terjadi di beberapa tempat, kan akhirnya sudah mengganggu masyarakat.

Masyarakat jadi geram karena sebentar-sebentar parkir, tapi karcisnya enggak dikasih.

Kalau digitalisasi, itu kita nanti kasih barcode, kita anggaplah misalnya namanya voucher parkir. Voucher parkir ini kita buat yang berlaku satu tahun.

Misalnya kita ambil angka misalnya Rp 20-30 ribu untuk motor, untuk mobil misalnya Rp 50 ribu atau Rp 70 ribu, dan ini belum angka pasti, baru estimasi.

Itu jika dilakukan enggak ada lagi jukir ngejar-ngejar target karena dia udah kita gaji, dia hanya kita kasih gadget untuk scan langsung apakah voucher parkirnya masih berlaku.

Jadi mau 10 parkir tempat kita enggak ada dikutip lagi.

InsyaAllah ini bakal jadi yang pertama di Aceh. Tapi kalau daerah lain itu sudah banyak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved